Kesehatan Trump Dikabarkan Membaik

Senin, 05 Oktober 2020 - 11:15 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya disebutkan pula oleh tim dokter bahwa Trump diberi Remdesivir, obat yang dirancang untuk menjaga paru-paru tetap beroperasi. Sebelumnya, diumumkan pula bahwa Trump akan terus bekerja dari kamar kepresidenan di rumah sakit. Ia mengatakan dalam akun Twitter-nya bahwa semuanya berjalan dengan baik.

Namun beberapa saat kemudian, kepala staf Gedung Putih menyatakan keprihatinannya tentang kondisi presiden, dengan mengatakan Presiden Trump belum berada di jalur yang jelas menuju pemulihan. “Tanda-tanda vital presiden selama 24 jam terakhir sangat mengkhawatirkan dan bahwa 48 jam berikutnya akan menjadi kritis,” kata Mark Meadows, kepala staf Gedung Putih. (Lihat videonya: Lawan Covid-19, Pakai Masker Berfiltrasi Baik)

Sebelum Trump dibawa ke rumah sakit, Gedung Putih menyatakan Trump mengalami gejala ringan Covid-19 dan tengah menjalani karantina setelah ia dan istrinya Melania dipastikan positif terkena virus corona. Saat itu, Gedung Putih juga mengatakan Trump "tetap bersemangat" dan ia memperkirakan akan cepat pulih.

Direktur komunikasi Gedung Putih Alyssa Farah mengatakan presiden belum mengalihkan kekuasaannya kepada Wakil Presiden Mike Pence. "Presiden masih bertanggung jawab," katanya, dilansir BBC.

Di bawah konstitusi AS, jika Trump menjadi terlalu sakit untuk menjalankan tugasnya, dia dapat menyerahkan kekuasaannya kepada wakil presiden untuk sementara. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Trump Tuduh Rusia Ikut...
Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!
Rekomendasi
Jennifer Coppen Dapat...
Jennifer Coppen Dapat Hadiah Cincin Berlian Rp766 Juta dari Justin Hubner, Padahal Belum Ultah
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Pakar: Penempatan Dana...
Pakar: Penempatan Dana SAL Sesuai UU APBN 2026, Kebijakan Purbaya Dinilai Tepat
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved