Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:15 WIB
loading...
A A A
“Saya enggan mengatakannya, tetapi saya pikir cara yang paling mungkin untuk menyingkirkan material nuklir Iran, setidaknya yang mereka miliki saat ini, adalah melalui operasi militer karena negosiasi tidak berjalan dengan cepat,” kata Rodgers.

Operasi tersebut, yang digambarkan oleh Rodgers sebagai salah satu misi militer paling canggih yang dapat dibayangkan, dilaporkan akan membutuhkan ribuan pasukan untuk mengamankan fasilitas, membangun perimeter pertahanan, membersihkan pintu masuk yang rusak, dan membuat jalur evakuasi.

Tim kecil operator khusus kemudian akan melakukan pemindahan material tersebut, yang dianggap sebagai proses yang sangat berbahaya.

3. Unit Khusus Akan Dilibatkan

New York Post mengutip kemungkinan keterlibatan unit-unit termasuk Skuadron Perak SEAL Team 6, Batalyon Ranger ke-2, dan Kompi Persenjataan ke-21 Angkatan Darat.

Kompi Persenjataan ke-21 dilaporkan akan ditugaskan untuk menangani dan mengangkut uranium yang diperkaya yang dikeluarkan dari fasilitas termasuk Fordow dan Isfahan.

4. Siapkan Skenario Perlawanan Iran

Iran bersiap menghadapi potensi serangan terhadap situs nuklir.

Rencana yang dilaporkan oleh New York Post muncul di tengah ketegangan yang terus berlanjut seputar fasilitas nuklir Iran, dengan para pejabat Iran berulang kali memperingatkan terhadap aksi militer yang menargetkan infrastruktur negara tersebut.

Para analis yang dikutip dalam laporan tersebut mengatakan Iran telah memperkuat pertahanan di sekitar fasilitas Isfahan, termasuk langkah-langkah yang dimaksudkan untuk mencegah kemungkinan serangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Pesta Gol ke Gawang Laos, Rebut Puncak Klasemen dari Malaysia
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved