5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Penghargaan kedua diberikan kepada staf hotel Washington Hilton, tempat makan malam pertama, yang dipuji karena profesionalisme mereka di bawah tekanan.

Kode berpakaian kali ini lebih longgar, “jas hitam opsional,” dan makan malam termasuk salad persik panggang dan burrata, lobster, dan beef Wellington. Malam itu, seperti pada bulan April, menampilkan hiburan dari mentalis Oz Pearlman — yang kali ini mendapat kesempatan untuk menampilkan aksinya.

Jiang dan anggota dewan lainnya telah bekerja keras untuk mewujudkan makan malam WHCA 2.0 ini, tidak ingin membiarkan tindakan kekerasan — atau citra rekan-rekan yang bersembunyi di bawah meja — menjadi pikiran terakhir. Saat mengumumkan penjadwalan ulang, ia menekankan tujuan yang dinyatakan dari makan malam tersebut: “Sebuah perayaan kebebasan pers dan peran penting jurnalisme dalam demokrasi kita selama lebih dari satu abad.”

5. Menimbulkan Polemik

Namun, jelas juga bahwa beberapa orang merasa makan malam tersebut seharusnya tidak dijadwal ulang sama sekali.

Banyak yang sejak awal tidak menganggapnya sebagai hal yang baik, dengan pemandangan jurnalis yang mengenakan pakaian formal berdekatan dengan sumber mereka, atau objek pemberitaan mereka.

“Hal itu merusak kepercayaan publik terhadap cara kerja pers, dan membuat kita terlihat seperti berteman dengan orang-orang yang kita liput,” kata Kelly McBride, seorang ahli etika di Poynter Institute, sebuah lembaga pemikir jurnalisme, ketika pembahasan sedang berlangsung.

Jamuan makan malam baru ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara media dan presiden yang, pada masa jabatan keduanya, telah mencoba memberikan tekanan pada media yang tidak disukainya dengan berbagai cara. Tekanan tersebut berkisar dari sanksi terhadap anggota korps pers Gedung Putih hingga tindakan regulasi melalui Komisi Komunikasi Federal hingga gugatan langsung. Ketegangan tersebut hanya meningkat sejak April.

Namun, Trump mengakhiri acara dengan upaya untuk memperbaiki hubungan sampai batas tertentu. “Saya sangat menghormati profesi Anda,” katanya kepada para jurnalis yang berkumpul. Ia juga memuji kesuksesannya sendiri, dan menyatakan: “Ketika saya tidak ada, kalian semua akan bangkrut.”

Dan ia menyimpulkan tentang malam itu: “Saya tidak tahu apa yang harus saya harapkan. Ini jauh lebih buruk daripada yang saya duga semula.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Di Seminar JARI, Para...
Di Seminar JARI, Para Pakar Kritisi Konstitusi untuk Kemajuan Bangsa
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
Berita Terkini
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Infografis
Trump Ingin Jadi Paus...
Trump Ingin Jadi Paus Berikutnya, Pimpin Gereja Katolik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved