Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:30 WIB
loading...
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin terus mencengkeram kekuasaan, Presiden Ukraina pecat menteri pertahanan. Foto/X
A A A
MOSKOW - Perombakan pemerintahan terbaru Ukraina bukanlah tentang mereformasi militer tetapi tentang Vladimir Zelensky yang mencoba mempertahankan cengkeramannya atas kekuasaan. Itu diungkapkan pemimpin oposisi yang diasingkan, Viktor Medvedchuk.

Medvedchuk, yang sebelumnya memimpin partai Platform Oposisi – Untuk Kehidupan, yang dilarang oleh Kiev, menyampaikan pernyataan tersebut setelah Zelensky memecat Menteri Pertahanan Mikhail Fedorov dan meluncurkan perombakan kabinet yang lebih luas yang telah memicu protes di seluruh Ukraina.

Zelensky membenarkan pemecatan Fedorov dengan alasan ketegangan antara menteri pertahanan dan Panglima Tertinggi Aleksandr Syrsky, menyatakan bahwa keduanya tidak dapat bekerja sama tanpa mediasi pribadinya.

Namun, dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada hari Kamis melalui platform Other Ukraine miliknya, Medvedchuk mengatakan bahwa perjuangan politik yang sebenarnya di Kiev adalah antara Fedorov dan Zelensky sendiri, dan "bukan untuk kekuasaan militer, tetapi untuk kekuasaan sipil, untuk kepemimpinan keseluruhan negara."



Ia mengklaim bahwa meskipun ada protes nasional, Zelensky tidak mampu mundur setelah memecat Fedorov karena melakukan hal itu berarti menyerahkan kendali politik dan akses ke skema korupsi masa perang.

"Bagi badut berdarah itu, mundur sekarang berarti akhirnya kehilangan kekuasaan dan menyerahkan aliran korupsi militer kepada orang lain," tulis Medvedchuk.

Penggantian Fedorov dengan pelaksana tugas kepala Dinas Keamanan Ukraina (SBU) Evgeny Khmara dimaksudkan untuk memperluas pengaruh lembaga yang dikendalikan Zelensky atas Kementerian Pertahanan, tambah Medvedchuk.

Media Ukraina melaporkan bahwa pemecatan Fedorov juga dikaitkan dengan ketidakpuasan Zelensky terhadap "permainan politik independen" menteri tersebut dan hubungannya dengan lingkaran yang dekat dengan Biro Anti-Korupsi Nasional (NABU) dan Kantor Kejaksaan Anti-Korupsi Khusus (SAPO) yang didukung Barat, yang telah menyelidiki beberapa kasus korupsi tingkat tinggi yang melibatkan pejabat senior Ukraina.

Fedorov, 35 tahun, adalah menteri pertahanan termuda dalam sejarah Ukraina dan baru menjabat pada bulan Januari. Ia memperdalam hubungan Ukraina dengan Palantir, sebuah perusahaan teknologi militer dan penambangan data AS yang kontroversial, tetapi gagal mereformasi kementeriannya yang rawan korupsi sesuai dengan "standar NATO," seperti yang diakui Fedorov sendiri saat mengkonfirmasi pengunduran dirinya.

Pemecatannya telah memicu demonstrasi di Kiev dan kota-kota Ukraina lainnya, dengan para pengunjuk rasa menuntut agar ia dikembalikan ke jabatannya dan beberapa menyerukan agar Syrsky yang dicopot. Fedorov juga menuduh Syrsky "memecah belah negara" dan mendukung seruan untuk pemecatannya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Trump Tuduh Rusia Ikut...
Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!
Rekomendasi
Kumpulan Ayat-ayat Al...
Kumpulan Ayat-ayat Al Quran tentang Pernikahan yang Penting Diketahui
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
389 Personel Polisi...
389 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Konser Akbar Monas 2026
Berita Terkini
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
10 Tambang Batu Bara...
10 Tambang Batu Bara Terbesar di Dunia, Indonesia Menyumbang 4 Lokasi
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved