Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan

Jum'at, 17 Juli 2026 - 13:59 WIB
loading...
A A A
Tiga orang yang mengetahui kampanye tersebut mengatakan bahwa para influencer konservatif menerima saran kata-kata melalui obrolan grup pribadi dan diberi kompensasi sesuai dengan jangkauan dan keterlibatan yang dihasilkan oleh unggahan mereka. Clock Tower X menggambarkan operasinya sebagai "ekosistem influencer" yang mampu memperkuat narasi melalui suara-suara yang tampaknya independen dan tepercaya.

Masih belum jelas berapa banyak yang diterima kreator secara khusus untuk pekerjaan yang terkait dengan Israel. TIME meninjau pesan dari kampanye Influenceable—agensi pemasaran digital global yang berspesialisasi dalam influencer marketing, manajemen media sosial, dan strategi event yang berbasis di AS—yang menawarkan pembayaran dasar sebesar USD2.250 dan pembayaran tambahan berdasarkan jumlah tayangan, memungkinkan peserta untuk mendapatkan hingga USD4.250 untuk satu unggahan.

Salah satu influencer konservatif yang terkait dengan jaringan Parscale adalah Eyal Yakoby, yang memiliki banyak pengikut di X dan telah bersaksi di hadapan Kongres tentang dugaan anti-Semitisme di kampus-kampus universitas. Influenceable mengonfirmasi bahwa Yakoby telah bekerja sebagai influencer berbayar dalam beberapa kampanye terkait Israel, tetapi bersikeras bahwa dia tidak menerima uang dari pemerintah Israel.

Kampanye tersebut juga membuat situs web termasuk PaxPoint.org dan FactSignal.org, yang menurut TIME tampaknya dirancang terutama untuk memengaruhi materi yang dikumpulkan dan disintesis oleh sistem kecerdasan buatan daripada untuk menarik pembaca biasa.

Terlepas dari besarnya pengeluaran, para pejabat Israel tampaknya tidak puas dengan hasilnya. Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Israel yang mengetahui kesepakatan tersebut mengatakan kepada TIME: “Kami marah pada Brad Parscale. Dia seharusnya memperbaiki keadaan. Kami telah membayarnya banyak uang. Tapi apa yang dia lakukan dengan uang itu? Keadaan malah semakin buruk.”

Jajak pendapat mendukung penilaian pejabat tersebut bahwa Israel gagal membalikkan penurunan dukungan publik. Pew Research Center menemukan pada bulan April bahwa 60 persen warga Amerika memandang Israel secara negatif, dibandingkan dengan 53 persen pada tahun 2025 dan 42 persen pada tahun 2022. Di antara pendukung Partai Republik yang berusia antara 18 hingga 49 tahun, 57 persen memiliki opini negatif, naik dari 50 persen setahun sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
Bak Film Twilight Saga,...
Bak Film Twilight Saga, Ini Penyebab Langit Kanada Berubah Jadi Oranye
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Bakal...
Febrie Adriansyah Bakal Ditahan usai Diperiksa Kejagung?
Akhirnya! Hino Buka...
Akhirnya! Hino Buka Dealer di Banyuwangi, Perkuat Jalur Logistik Menuju Bali
Don Ritto Pakai Rompi...
Don Ritto Pakai Rompi Oranye, Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan Agung
Berita Terkini
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved