AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Kamis, 16 Juli 2026 - 09:39 WIB
loading...
AS luncurkan gelombang serangan terbaru selama 90 menit terhadap beberapa wilayah Iran, Kamis (16/7/2026) dini hari. Ledakan terjadi di beberapa provinsi di Iran. Foto/X @CENTCOM
A
A
A
TEHERAN - Amerika Serikat (AS) telah memperluas serangannya terhadap Iran dalam gelombang serangan terbaru pada Kamis (16/7/2026) dini hari. Komando Pusat AS atau CENTCOM mengonfirmasi serangan diluncurkan selama 90 menit.
Ledakan dilaporkan terjadi di beberapa provinsi, termasuk di dekat Teheran.
CENTCOM mengatakan serangan terbaru dimulai Rabu pukul 21.00 malam Waktu Timur AS atau Kamis pukul 01.00 dini hari GMT.
Baca Juga: Iran Hancurkan Markas Besar Armda Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
"Pasukan AS menyerang pusat komando Iran, situs pertahanan udara, kemampuan rudal dan drone, dan fasilitas pengawasan pantai untuk lebih melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam pelaut tak berdosa yang menjadi awak kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz," kata CENTCOM dalam unggahan di X.
"Pasukan AS menggunakan amunisi presisi untuk menghantam target di beberapa lokasi termasuk Bandar Abbas. Pagi ini, pasukan Amerika menyerang situs pertahanan pantai dan rudal jelajah di Pulau Greater Tunb selama gelombang serangan 90 menit. Militer AS meminta pertanggungjawaban Iran atas arahan Panglima Tertinggi," imbuh CENTCOM.
Sementara itu, pertahanan udara Iran dilaporkan diaktifkan di beberapa bagian selatan dan timur laut Teheran, dengan ledakan dilaporkan di dekat Parchin dan Pakdashtâarea yang strategis di tenggara ibu kota.
Parchin adalah kompleks militer utama Iran yang terkait dengan amunisi, produksi rudal, dan aktivitas terkait nuklir di masa lalu.
Lokasi serangan di selatan Iran, termasuk di Chabahar, Konarak, telah dikonfirmasi media pemerintah Iran, video, dan laporan Barat. Serangan AS juga menghantam infrastruktur pelabuhan Chabahar.
Menurut laporan Gulf News, serangan dan ledakan serentak terjadi di Khorramabad, Provinsi Lorestan, kemudian di Ahvaz, Provinsi Khuzestan, dan di Chabahar, Provinsi Sistan dan Baluchestan.
Penilaian sumber terbuka menunjukkan target kemungkinan adalah area penyimpanan terbuka untuk kapal serang cepat Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Saksi mata di Konarak, Provinsi Sistan dan Baluchestan, mengatakan jet tempur AS terbang di atas kepala.
Dalam operasi militernya, CENTCOM membagikan rekaman seragan rudal AGM-114 Hellfire terhadap beberapa kapal tanker minyak yang mencoba menerobos blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan Iran di sekitar Selat Hormuz.
Menurut CENTCOM, kapal tanker minyak berbendera Curacao; M/T Belma, yang tidak membawa kargo, dicegat setelah terlihat berlayar melalui perairan internasional menuju Pulau Kharg, terminal ekspor minyak utama Iran. Kapal tersebut mengabaikan beberapa peringatan dan mencoba menerobos blokade Angkatan Laut AS.
Pesawat militer AS kemudian menembakkan rudal AGM-114 Hellfire ke cerobong asap kapal, melumpuhkan kapal tanpa menenggelamkannya. "Kapal tersebut tidak lagi transit ke Iran," kata CENTCOM.
Dua kapal lainnya mematuhi instruksi AS dan mengubah haluan. CENTCOM menegaskan bahwa Angkatan Laut dan Angkatan Udara AS tetap berada di pos untuk menegakkan blokade.
Ledakan dilaporkan terjadi di beberapa provinsi, termasuk di dekat Teheran.
CENTCOM mengatakan serangan terbaru dimulai Rabu pukul 21.00 malam Waktu Timur AS atau Kamis pukul 01.00 dini hari GMT.
Baca Juga: Iran Hancurkan Markas Besar Armda Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
"Pasukan AS menyerang pusat komando Iran, situs pertahanan udara, kemampuan rudal dan drone, dan fasilitas pengawasan pantai untuk lebih melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam pelaut tak berdosa yang menjadi awak kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz," kata CENTCOM dalam unggahan di X.
"Pasukan AS menggunakan amunisi presisi untuk menghantam target di beberapa lokasi termasuk Bandar Abbas. Pagi ini, pasukan Amerika menyerang situs pertahanan pantai dan rudal jelajah di Pulau Greater Tunb selama gelombang serangan 90 menit. Militer AS meminta pertanggungjawaban Iran atas arahan Panglima Tertinggi," imbuh CENTCOM.
Sementara itu, pertahanan udara Iran dilaporkan diaktifkan di beberapa bagian selatan dan timur laut Teheran, dengan ledakan dilaporkan di dekat Parchin dan Pakdashtâarea yang strategis di tenggara ibu kota.
Parchin adalah kompleks militer utama Iran yang terkait dengan amunisi, produksi rudal, dan aktivitas terkait nuklir di masa lalu.
Lokasi serangan di selatan Iran, termasuk di Chabahar, Konarak, telah dikonfirmasi media pemerintah Iran, video, dan laporan Barat. Serangan AS juga menghantam infrastruktur pelabuhan Chabahar.
Menurut laporan Gulf News, serangan dan ledakan serentak terjadi di Khorramabad, Provinsi Lorestan, kemudian di Ahvaz, Provinsi Khuzestan, dan di Chabahar, Provinsi Sistan dan Baluchestan.
Penilaian sumber terbuka menunjukkan target kemungkinan adalah area penyimpanan terbuka untuk kapal serang cepat Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Saksi mata di Konarak, Provinsi Sistan dan Baluchestan, mengatakan jet tempur AS terbang di atas kepala.
AS Tembaki Kapal-kapal Tanker
Dalam operasi militernya, CENTCOM membagikan rekaman seragan rudal AGM-114 Hellfire terhadap beberapa kapal tanker minyak yang mencoba menerobos blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan Iran di sekitar Selat Hormuz.
Menurut CENTCOM, kapal tanker minyak berbendera Curacao; M/T Belma, yang tidak membawa kargo, dicegat setelah terlihat berlayar melalui perairan internasional menuju Pulau Kharg, terminal ekspor minyak utama Iran. Kapal tersebut mengabaikan beberapa peringatan dan mencoba menerobos blokade Angkatan Laut AS.
Pesawat militer AS kemudian menembakkan rudal AGM-114 Hellfire ke cerobong asap kapal, melumpuhkan kapal tanpa menenggelamkannya. "Kapal tersebut tidak lagi transit ke Iran," kata CENTCOM.
Dua kapal lainnya mematuhi instruksi AS dan mengubah haluan. CENTCOM menegaskan bahwa Angkatan Laut dan Angkatan Udara AS tetap berada di pos untuk menegakkan blokade.
(mas)
Lihat Juga :