Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Kamis, 16 Juli 2026 - 08:14 WIB
loading...
A
A
A
"Saat dikenai larangan keluar paksa, dia diinterogasi puluhan kali oleh Kementerian Intelijen dan Keamanan Iran yang terkenal kejam, dan meskipun tidak pernah ditahan secara fisik, dia menderita penderitaan fisik dan psikologis yang luar biasa," kata Genser.
Dia juga menyerukan kepada Iran untuk membebaskan semua warga Amerika yang dipenjara secara tidak adil. "Dan mereka yang dikenai larangan keluar paksa serta semua tahanan politik Iran," ujarnya.
Iran menahan beberapa warga negara Barat dan dituduh menggunakan mereka sebagai alat tawar-menawar dalam negosiasi antar pemerintah.
Pada bulan Mei, Washington mengumumkan bahwa seorang warga negara Iran dengan status penduduk tetap AS telah dibebaskan setelah menjalani hukuman penjara 10 tahun di Iran.
Washington dan Teheran menandatangani nota kesepahaman bulan lalu yang bertujuan untuk mengakhiri perang Timur Tengah, tetapi kedua negara telah memperbarui permusuhan, dengan pertempuran kembali terjadi di seluruh wilayah tersebut.
Dia juga menyerukan kepada Iran untuk membebaskan semua warga Amerika yang dipenjara secara tidak adil. "Dan mereka yang dikenai larangan keluar paksa serta semua tahanan politik Iran," ujarnya.
Iran menahan beberapa warga negara Barat dan dituduh menggunakan mereka sebagai alat tawar-menawar dalam negosiasi antar pemerintah.
Pada bulan Mei, Washington mengumumkan bahwa seorang warga negara Iran dengan status penduduk tetap AS telah dibebaskan setelah menjalani hukuman penjara 10 tahun di Iran.
Washington dan Teheran menandatangani nota kesepahaman bulan lalu yang bertujuan untuk mengakhiri perang Timur Tengah, tetapi kedua negara telah memperbarui permusuhan, dengan pertempuran kembali terjadi di seluruh wilayah tersebut.
(mas)
Lihat Juga :