Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:35 WIB
loading...
Mantan Pasukan Khusus...
Tentara AS ditangkap di perbatasan Nepal dan India. Foto/X/@WarFlash_2630
A A A
NEW DELHI - Seorang pria yang mengaku sebagai warga negara AS dan pernah bertugas di Angkatan Laut AS telah ditangkap di India karena menyelinap masuk ke negara itu tanpa identitas yang sah.

Dia adalah Jordan Brown ditahan pada hari Senin ketika ia mencoba menyeberang ke Nepal dari negara bagian Uttar Pradesh di India utara. Ia mencoba melarikan diri ketika dihadang oleh penjaga perbatasan tetapi ditangkap dengan bantuan warga setempat.

Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?

1. Pernah Menjadi Anggota Pasukan Khusus AL AS

Brown dilaporkan mengatakan kepada petugas bahwa ia berasal dari California, belajar di Universitas California, dan bertugas di Angkatan Laut AS dan Pasukan Khusus. Ia mengatakan ia meninggalkan dinas dua tahun lalu.



Badan-badan keamanan India memandang serius penangkapan Brown karena pada bulan Maret, seorang warga negara Amerika ditangkap oleh badan anti-teror India bersama enam warga negara Ukraina. Mantan tentara pasukan khusus AS, Matthew Van Dyke, dituduh memasuki wilayah timur laut India yang terlarang secara ilegal, menyeberang ke Myanmar secara ilegal, dan memberikan pelatihan senjata kepada pemberontak di sana.

Van Dyke baru-baru ini menjadi berita utama karena meminta izin untuk memasak makanannya sendiri di Penjara Tihar Delhi tempat ia ditahan.

Polisi perbatasan India menyita uang tunai 31.460 rupee (USD330) dan dua telepon seluler, buku-buku agama, perangkat penerjemah AI, paspor China, buku harian, dan jam tangan dari Brown.

2. Masuk ke India Tanpa Dokumen yang Sah

Ia telah didakwa berdasarkan Undang-Undang Imigrasi dan Orang Asing karena memasuki India tanpa dokumen yang sah. “Kami telah memberi tahu kedutaan, dan proses hukum lebih lanjut sedang berlangsung,” kata seorang petugas. Tidak jelas apakah petugas tersebut merujuk pada kedutaan AS dan China.

Brown sedang diinterogasi oleh badan intelijen dan keamanan, dan para pejabat sedang memeriksa semua barang yang ditemukan, terutama paspor China, lapor First Post.

3. Pernah Berkunjung ke Berbagai Negara

Brown telah membuat berbagai klaim tentang riwayat perjalanannya. Menurut satu keterangan, ia melakukan perjalanan ke Thailand dengan visa turis. Setelah kehilangan paspornya di sana, ia berhasil mencapai Sri Lanka melalui laut, dan kemudian India. Brown mengklaim ia tinggal di Goa di pantai barat India sebelum mencoba melakukan perjalanan ke Nepal.

Dalam pernyataan lain, ia mengatakan ia tiba di Goa langsung dari AS dua bulan lalu dan menghabiskan enam minggu di sana. Kemudian ia pergi ke Bengaluru, dari mana ia naik bus jarak jauh ke kota Lucknow di India utara pada tanggal 8 Juli, dan kemudian mencapai Gorakhpur, lalu menyewa taksi ke Sonauli, tempat ia ditangkap.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Laporan: Sebut Ancaman...
Laporan: Sebut Ancaman Kedaulatan, AS Ambil Langkah Lumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional
Trump Kumpulkan Pejabat...
Trump Kumpulkan Pejabat AS di Situation Room Gedung Putih, Bahas Serangan Dahsyat ke Iran
Rekomendasi
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
3 Pelaku Pembobolan...
3 Pelaku Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar Jadi Tersangka
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved