AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Selasa, 14 Juli 2026 - 19:30 WIB
loading...
AS menembak jatuh drone Iran yang mendekati kapal induk di Laut Arab. Foto/anadolu
A
A
A
TEHERAN - Amerika Serikat mengatakan telah menyelesaikan gelombang serangan baru terhadap target militer Iran. Ini menandai malam ketiga berturut-turut serangan AS.
Media pemerintah Iran mengatakan ledakan terdengar di Bushehr, Bandar Abbas, pulau Kish, pulau Qeshm, dan beberapa daerah lainnya.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan serangan tersebut menghantam sistem pertahanan pantai Iran, serta situs rudal dan drone.
Presiden Donald Trump mengatakan kampanye tersebut bertujuan untuk lebih melemahkan kemampuan Iran untuk mengganggu pelayaran di Selat Hormuz.
Lima ledakan baru saja terdengar di wilayah barat kota Bandar Abbas, Iran, menurut laporan televisi pemerintah saat berita ini dirilis.
Empat lokasi di Bushehr – di barat daya Iran dan rumah bagi fasilitas nuklir – telah dihantam oleh rudal AS, menurut laporan kantor berita resmi Iran, IRNA.
Televisi pemerintah Iran sebelumnya melaporkan setidaknya lima ledakan terdengar di dekat kota selatan Bandar Abbas.
Sementara itu, tiga anggota keluarga yang sama tewas dalam serangan AS di provinsi Hormozgan, Iran, menurut laporan media pemerintah.
Hassanzadeh sedang bekerja di luar rumahnya, tetapi kedua putranya dan seorang menantu perempuannya tewas, menurut laporan tersebut.
Laporan media juga menyebut serangan AS telah menghantam daerah perbatasan Iran dekat Irak dan Kuwait saat pertempuran berkecamuk.
“Kota Abadan, yang memiliki kilang minyak tertua di Timur Tengah, serta kota pelabuhan Mahshahr menjadi sasaran,” kata wakil gubernur provinsi Khuzestan, Valiollah Hayati, seperti yang dikutip kantor berita negara IRNA.
Serangan di Mahshahr terjadi sekitar pukul 13.30 waktu setempat (09.30 GMT), menurut kantor berita Fars. Pada pukul 13.25 waktu setempat, kota Abadan dihantam.
Baca juga: Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Media pemerintah Iran mengatakan ledakan terdengar di Bushehr, Bandar Abbas, pulau Kish, pulau Qeshm, dan beberapa daerah lainnya.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan serangan tersebut menghantam sistem pertahanan pantai Iran, serta situs rudal dan drone.
Presiden Donald Trump mengatakan kampanye tersebut bertujuan untuk lebih melemahkan kemampuan Iran untuk mengganggu pelayaran di Selat Hormuz.
Lima ledakan baru saja terdengar di wilayah barat kota Bandar Abbas, Iran, menurut laporan televisi pemerintah saat berita ini dirilis.
Empat lokasi di Bushehr – di barat daya Iran dan rumah bagi fasilitas nuklir – telah dihantam oleh rudal AS, menurut laporan kantor berita resmi Iran, IRNA.
Televisi pemerintah Iran sebelumnya melaporkan setidaknya lima ledakan terdengar di dekat kota selatan Bandar Abbas.
Sementara itu, tiga anggota keluarga yang sama tewas dalam serangan AS di provinsi Hormozgan, Iran, menurut laporan media pemerintah.
Hassanzadeh sedang bekerja di luar rumahnya, tetapi kedua putranya dan seorang menantu perempuannya tewas, menurut laporan tersebut.
Laporan media juga menyebut serangan AS telah menghantam daerah perbatasan Iran dekat Irak dan Kuwait saat pertempuran berkecamuk.
“Kota Abadan, yang memiliki kilang minyak tertua di Timur Tengah, serta kota pelabuhan Mahshahr menjadi sasaran,” kata wakil gubernur provinsi Khuzestan, Valiollah Hayati, seperti yang dikutip kantor berita negara IRNA.
Serangan di Mahshahr terjadi sekitar pukul 13.30 waktu setempat (09.30 GMT), menurut kantor berita Fars. Pada pukul 13.25 waktu setempat, kota Abadan dihantam.
Baca juga: Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
(sya)
Lihat Juga :