AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran

Senin, 13 Juli 2026 - 21:30 WIB
loading...
A A A
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah "menghancurkan sepenuhnya" sistem pertahanan udara Patriot di Pangkalan Udara Ali Al Salem dan sistem radar di Pangkalan Udara Ahmad al-Jaber di Kuwait.

IRGC mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka akan tetap menutup Selat Hormuz yang strategis untuk semua pelayaran sampai AS mengakhiri "intervensi ilegal" di wilayah tersebut.

Negosiator utama Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengecam "kesepakatan sepihak," memperingatkan AS untuk "menepati janji atau membayar harganya."

CENTCOM mengatakan pasukan AS telah menyerang lebih dari 300 target militer selama tiga malam sebelumnya. Pada hari Minggu, Iran menanggapi dengan meluncurkan rudal ke lima negara Teluk Arab yang menjadi tuan rumah pangkalan Amerika.

AS dan Iran berselisih mengenai interpretasi ketentuan MoU terkait Selat Hormuz, yang menangani sekitar seperempat perdagangan minyak dan LNG dunia melalui jalur laut.

Berdasarkan perjanjian tersebut, Iran berjanji untuk menggunakan "upaya terbaiknya untuk memastikan jalur aman bagi kapal-kapal komersial tanpa biaya" selama 60 hari dan bernegosiasi dengan Oman mengenai "administrasi dan layanan maritim di masa mendatang" di selat tersebut. Iran bersikeras bahwa mereka berhak mengatur lalu lintas dan memungut bea, dengan mengatakan bahwa kapal harus melewati rute yang telah ditentukan.

Sementara itu, AS menuntut agar Iran menyatakan selat tersebut sepenuhnya terbuka dan telah memandu kapal-kapal di sepanjang rute dekat pantai Oman, yang dikecam oleh IRGC sebagai "ilegal."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Trump Belum Nonton Piala...
Trump Belum Nonton Piala Dunia 2026 di Stadion, Presiden FIFA: Berpotensi Picu Pertanyaan Publik
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Bersumpah Balas Dendam Pembunuhan Ali Khamenei
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Inflasi agar Tetap di Bawah Target Pemerintah
Kapasitas Baterai iPhone...
Kapasitas Baterai iPhone Lipat Terungkap Secara Tak Terduga
Berita Terkini
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved