Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Senin, 13 Juli 2026 - 14:45 WIB
loading...
Untuk pertama kalinya, AS gunakan drone laut untuk menyerang Iran. Foto/CENTCOM/CNN
A
A
A
TEHERAN - Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pihaknya menggunakan “drone udara serang satu arah, dan drone laut serang satu arah untuk pertama kalinya” dalam serangan terhadap Iran pada hari Minggu.
Jenis drone yang tepat atau jumlah yang digunakan tidak disebutkan dalam siaran persnya.
Drone serangan udara AS pertama kali digunakan pada awal perang dengan Iran, ketika CENTCOM mengerahkan Sistem Serangan Tempur Tak Berawak Berbiaya Rendah (LUCAS) – yang pada dasarnya merupakan tiruan dari drone Shahed 136 rancangan Iran yang telah digunakan Rusia dalam jumlah besar dalam perangnya melawan Ukraina.
“Drone berbiaya rendah ini, yang meniru drone Shahed Iran, kini memberikan balasan buatan Amerika,” kata CENTCOM dalam sebuah postingan media sosial pada saat itu, dilansir CNN.
Mengenai drone laut, AS telah bereksperimen dengan beberapa jenis, menurut analis Carl Schuster, mantan direktur Pusat Intelijen Gabungan Komando Pasifik AS.
“Yang paling cocok untuk serangan satu arah adalah kapal permukaan tak berawak (USV) kelas Armada,” kata Schuster kepada CNN.
Kapal ini dirancang untuk misi penanggulangan ranjau atau misi anti-kapal selam, namun dengan kecepatan lebih dari 40 mph (64 km/jam) mereka dapat diadaptasi untuk “serangan bunuh diri” satu arah, katanya.
“Harganya mahal (lebih dari USD2 juta per unit) tetapi… akan sulit untuk dihentikan,” kata Schuster, seraya menambahkan bahwa drone udara USV dan LUCAS dirancang untuk dikerahkan dari kapal tempur pesisir Angkatan Laut AS.AS menggunakan drone laut serang satu arah untuk pertama kalinya dalam serangan Iran, kata CENTCOM
Jenis drone yang tepat atau jumlah yang digunakan tidak disebutkan dalam siaran persnya.
Drone serangan udara AS pertama kali digunakan pada awal perang dengan Iran, ketika CENTCOM mengerahkan Sistem Serangan Tempur Tak Berawak Berbiaya Rendah (LUCAS) – yang pada dasarnya merupakan tiruan dari drone Shahed 136 rancangan Iran yang telah digunakan Rusia dalam jumlah besar dalam perangnya melawan Ukraina.
“Drone berbiaya rendah ini, yang meniru drone Shahed Iran, kini memberikan balasan buatan Amerika,” kata CENTCOM dalam sebuah postingan media sosial pada saat itu, dilansir CNN.
Mengenai drone laut, AS telah bereksperimen dengan beberapa jenis, menurut analis Carl Schuster, mantan direktur Pusat Intelijen Gabungan Komando Pasifik AS.
“Yang paling cocok untuk serangan satu arah adalah kapal permukaan tak berawak (USV) kelas Armada,” kata Schuster kepada CNN.
Kapal ini dirancang untuk misi penanggulangan ranjau atau misi anti-kapal selam, namun dengan kecepatan lebih dari 40 mph (64 km/jam) mereka dapat diadaptasi untuk “serangan bunuh diri” satu arah, katanya.
“Harganya mahal (lebih dari USD2 juta per unit) tetapi… akan sulit untuk dihentikan,” kata Schuster, seraya menambahkan bahwa drone udara USV dan LUCAS dirancang untuk dikerahkan dari kapal tempur pesisir Angkatan Laut AS.AS menggunakan drone laut serang satu arah untuk pertama kalinya dalam serangan Iran, kata CENTCOM
(ahm)
Lihat Juga :