Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Minggu, 12 Juli 2026 - 13:32 WIB
loading...
A
A
A
"Dulu Anda sering mengajak saya makan siang. Saya sudah muak—saya siap untuk melakukan kesepakatan, tetapi Anda tidak bertanggung jawab."
Pihak berwenang Italia percaya bahwa informasi rahasia yang diberikan kepada Rusia sangat mengejutkan dan dapat membunyikan alarm di Roma, Brussels, dan London.
Surat perintah penangkapan, yang dikutip oleh The Times, menunjukkan bahwa Piras telah mengakses file rahasia bernama "1 list MI6", yang berisi rincian puluhan orang sebagai agen intelijen Inggris.
Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto mengatakan, "Penangkapan mata-mata tersebut hanyalah puncak gunung es raksasa—perang hibrida yang dilancarkan oleh musuh eksternal dan pengkhianat internal yang siap menjual negara mereka demi uang, kekuasaan, atau kepentingan pribadi."
Menurut laporan media Italia, Piras pensiun dari dinas intelijen Italia pada tahun 2012. Dia adalah salah satu dari dua mantan agen rahasia Italia yang ditangkap dalam kasus spionase tersebut. Setidaknya lima sumber yang diduga berada di dalam militer Italia telah diselidiki.
Astakov, yang diduga sebagai agen GRU yang berbasis di kedutaan Rusia di Roma, memiliki kekebalan dari penangkapan.
Dokumen penangkapan, yang dilaporkan oleh The Times, menunjukkan bahwa Piras diduga dimintai nama-nama agen Italia yang memata-matai kedutaan Rusia—termasuk salah satunya yang dia latih. Moskow juga dilaporkan menginginkan kejelasan tentang seberapa banyak Roma mengetahui tentang agen-agen mereka.
Pihak berwenang Italia percaya bahwa informasi rahasia yang diberikan kepada Rusia sangat mengejutkan dan dapat membunyikan alarm di Roma, Brussels, dan London.
Surat perintah penangkapan, yang dikutip oleh The Times, menunjukkan bahwa Piras telah mengakses file rahasia bernama "1 list MI6", yang berisi rincian puluhan orang sebagai agen intelijen Inggris.
Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto mengatakan, "Penangkapan mata-mata tersebut hanyalah puncak gunung es raksasa—perang hibrida yang dilancarkan oleh musuh eksternal dan pengkhianat internal yang siap menjual negara mereka demi uang, kekuasaan, atau kepentingan pribadi."
Menurut laporan media Italia, Piras pensiun dari dinas intelijen Italia pada tahun 2012. Dia adalah salah satu dari dua mantan agen rahasia Italia yang ditangkap dalam kasus spionase tersebut. Setidaknya lima sumber yang diduga berada di dalam militer Italia telah diselidiki.
Astakov, yang diduga sebagai agen GRU yang berbasis di kedutaan Rusia di Roma, memiliki kekebalan dari penangkapan.
Apa yang Diinginkan Rusia dari Barat?
Dokumen penangkapan, yang dilaporkan oleh The Times, menunjukkan bahwa Piras diduga dimintai nama-nama agen Italia yang memata-matai kedutaan Rusia—termasuk salah satunya yang dia latih. Moskow juga dilaporkan menginginkan kejelasan tentang seberapa banyak Roma mengetahui tentang agen-agen mereka.
Lihat Juga :