Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Jum'at, 10 Juli 2026 - 14:26 WIB
loading...
A
A
A
Kapal pesir Scarlet Lady disewa oleh Atlantis Events untuk pelayaran Mediterania selama 10 hari dari Athena ke Venesia.
Jadwal perjalanan telah diubah setelah otoritas Turki menolak mengizinkan kapal tersebut berlabuh di Istanbul dan Kusadasi, dengan alasan "nilai-nilai moral" dan "kekhawatiran publik" terhadap kelompok LGBTQ+.
Pihak berwenang Turki, dalam sebuah pernyataan, mengatakan, "Kapal pesiar tersebut disewa oleh kelompok-kelompok yang dikenal karena perilaku yang tidak sesuai dengan struktur masyarakat dan nilai-nilai moral kita. Kedatangan kapal telah dibatalkan setelah memicu kekhawatiran publik yang signifikan."
Keputusan Turki untuk memblokir kapal pesiar tersebut merupakan bagian dari penindakan yang lebih luas terhadap hak-hak LGBTQ+ di bawah Presiden Recep Tayyip Erdogan. Meskipun homoseksualitas legal di negara tersebut, pemerintah telah melarang pawai Pride selama beberapa tahun. Polisi juga telah menahan banyak orang yang mencoba ikut serta dalam acara-acara tersebut.
Jadwal Atlantis Events menunjukkan bahwa kapal pesiar tersebutsemestinya singgah di Alexandria, Mesir, pada hari Kamis dari pukul 07.00 pagi hingga 22.00 malam, diikuti dengan kunjungan ke Kreta pada hari Sabtu.
Jadwal perjalanan telah diubah setelah otoritas Turki menolak mengizinkan kapal tersebut berlabuh di Istanbul dan Kusadasi, dengan alasan "nilai-nilai moral" dan "kekhawatiran publik" terhadap kelompok LGBTQ+.
Pihak berwenang Turki, dalam sebuah pernyataan, mengatakan, "Kapal pesiar tersebut disewa oleh kelompok-kelompok yang dikenal karena perilaku yang tidak sesuai dengan struktur masyarakat dan nilai-nilai moral kita. Kedatangan kapal telah dibatalkan setelah memicu kekhawatiran publik yang signifikan."
Keputusan Turki untuk memblokir kapal pesiar tersebut merupakan bagian dari penindakan yang lebih luas terhadap hak-hak LGBTQ+ di bawah Presiden Recep Tayyip Erdogan. Meskipun homoseksualitas legal di negara tersebut, pemerintah telah melarang pawai Pride selama beberapa tahun. Polisi juga telah menahan banyak orang yang mencoba ikut serta dalam acara-acara tersebut.
Jadwal Atlantis Events menunjukkan bahwa kapal pesiar tersebutsemestinya singgah di Alexandria, Mesir, pada hari Kamis dari pukul 07.00 pagi hingga 22.00 malam, diikuti dengan kunjungan ke Kreta pada hari Sabtu.
(mas)
Lihat Juga :