10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah

Jum'at, 10 Juli 2026 - 07:03 WIB
loading...
10 Rudal Iran Gempur...
IRGC Iran umumkan telah menyerang Pusat Komando AS di Timur Tengah dan Pangkalan Udara Al-Azraq di Yordania yang dioperasikan Amerika dengan 10 rudal balistik. Foto/Mehr News Agency
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan mereka telah menyerang Pusat Komando dan Kontrol Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah serta Pangkalan Udara Al-Azraq di Yordania yang dioperasikan Amerika. Serangan dengan 10 rudal balistik ini diluncurkan pada Kamis.

Hari Kamis merupakan hari kedua aksi saling serang antara AS dan Iran, termasuk puluhan serangan Amerika terhadap Republik Islam, yang menguji gencatan senjata yang rapuh saat kedua pihak bertempur memperebutkan kendali Selat Hormuz yang strategis.

Baca Juga: AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas

Pada hari tersebut, mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei juga dimakamkan setelah prosesi besar-besaran selama hampir sepekan.

"Jika militer AS yang teroris mengulangi agresinya, pangkalan AS lainnya di wilayah tersebut tidak akan aman dari tembakan berat kami," kata IRGC.

Sekadar diketahui, Pusat Komando Amerika di Timur Tengah bermarkas di Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar. Pihak Qatar sebelumnya juga mengeluarkan peringatan darurat.

Sementara itu, militer Yordania mengeklaim telah mencegat delapan rudal yang ditembakkan dari Iran. "Sistem pertahanan udara Yordania mencegat dan menembak jatuh, hari ini, Kamis, delapan rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Yordania," kata militer kerajaan tersebut dalam sebuah pernyataan, yang dikutip AFP, Jumat (10/7/2026).

"Pencegatan ini mengakibatkan jatuhnya sejumlah pecahan, tanpa korban jiwa atau kerusakan material," lanjut pernyataan tersebut. "Kami tidak akan mengizinkan pelanggaran wilayah udara Yordania oleh pihak mana pun," imbuh militer Yordania.

Juru bicara pemerintah Yordania Mohammad al-Momani sebelumnya mengatakan bahwa sirene diaktifkan setelah wilayah udara mereka dilanggar oleh rudal yang diluncurkan dari Iran. "Rudal tersebut telah ditangani dan dicegat," katanya.

Ini adalah pertama kalinya Yordania mengumumkan pencegatan proyektil Iran sejak 11 Juni, ketika tentara kerajaan tersebut melaporkan menembak jatuh 20 rudal setelah IRGC Iran menyatakan bahwa mereka telah menargetkan basis militer Amerika di Yordania sebagai tanggapan atas serangan AS terhadap Iran.

Daerah Al-Azraq menjadi lokasi pangkalan udara Yordania tempat pasukan AS, Jerman, Belgia, dan Prancis sebelumnya beroperasi sebagai bagian dari kampanye melawan kelompok Islamic State atau ISIS.

Amman menegaskan bahwa Yordania tidak menampung pangkalan militer asing, tetapi pasukan terbatas dari beberapa negara ditempatkan di beberapa pangkalan militer Yordania berdasarkan perjanjian kerja sama dan pelatihan.

Pada awal April, militer Yordania mengumumkan bahwa 281 rudal dan drone dari Iran telah menargetkan kerajaan tersebut sejak dimulainya perang Timur Tengah pada 28 Februari, dan menambahkan bahwa 261 di antaranya berhasil dicegat.

Pihak berwenang mengatakan 30 orang terluka dalam serangan tersebut, dan semuanya telah dipulangkan dari rumah sakit.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
BNPB: Kebakaran Hutan...
BNPB: Kebakaran Hutan di Banjarbaru Meluas hingga 3,7 Hektare, Tak Ada Korban
AS Bombardir 5 Provinsi...
AS Bombardir 5 Provinsi Iran, 14 Orang Tewas 78 Luka
Rekomendasi
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Persoalkan Penetapan...
Persoalkan Penetapan Tersangka, Sidang Praperadilan Kedua Roy Suryo Digelar Hari Ini
5 Fakta Menarik Prancis...
5 Fakta Menarik Prancis Tim Pertama Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved