Lebih dari 2 Juta Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Khamenei di Najaf Irak
Rabu, 08 Juli 2026 - 14:03 WIB
loading...
Prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di kota suci Najaf, Irak. Foto/x/ddnews
A
A
A
NAJAF - Pasukan Mobilisasi Populer Irak (PMF), atau Hashd al-Shaabi, mengatakan lebih dari 2,3 juta orang ikut serta dalam prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di kota suci Najaf, Irak.
PMF, kelompok payung paramiliter yang disetujui negara Irak, dalam pernyataan yang disiarkan badan penyiar negara Iran IRIB pada hari Rabu, menjelaskan, jumlah pelayat terus meningkat seiring kedatangan orang-orang dari seluruh Irak.
Jenazah Khamenei diangkut ke Najaf sebagai bagian dari prosesi pemakaman multi-hari yang meliputi Iran dan Irak.
Upacara juga diadakan, atau direncanakan, di Qom, Karbala, dan kota kelahirannya, Mashhad, tempat ia akan dimakamkan.
Tidak ada yang tahu pasti jumlah pelayat di Najaf, tetapi cukup jelas bahwa kita akan melihat ratusan ribu, bahkan mungkin jutaan orang di kemudian hari, saat orang-orang bergabung dalam prosesi yang sedang berlangsung.
Prosesi tersebut diperkirakan akan melewati sekitar 6 km (4 mil) Najaf. Ini adalah situs tersuci ketiga dalam Islam Syiah setelah Mekah dan Madinah.
Kota ini terbiasa melihat sejumlah besar peziarah untuk acara keagamaan, dan ini tampaknya termasuk yang paling penting.
Dalam hal anggota keagamaan di sini, Ali al-Sistani, Ayatollah Agung, diperkirakan tidak akan hadir. Usianya sudah 90-an. Ini bukan penghinaan politik.
Ia relatif lemah dan tidak akan datang karena panasnya suhu udara 45 derajat Celcius (113F) yang dialami di Irak selatan dan tengah.
Nanti sore, peti jenazah akan dibawa lebih jauh ke Karbala, situs tersuci keempat dalam Islam Syiah, yang terkenal dengan Pertempuran Karbala pada tahun 680, ketika Imam Ali terbunuh di sana. Diperkirakan akan ada banyak orang yang hadir di sana.
Setelah itu, jenazah akan kembali ke Iran sore ini untuk dipulangkan. Namun ya, jumlah orang yang hadir di sini hari ini sangat banyak, dan kerumunan akan terus bertambah.
Baca juga: AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
PMF, kelompok payung paramiliter yang disetujui negara Irak, dalam pernyataan yang disiarkan badan penyiar negara Iran IRIB pada hari Rabu, menjelaskan, jumlah pelayat terus meningkat seiring kedatangan orang-orang dari seluruh Irak.
Jenazah Khamenei diangkut ke Najaf sebagai bagian dari prosesi pemakaman multi-hari yang meliputi Iran dan Irak.
Upacara juga diadakan, atau direncanakan, di Qom, Karbala, dan kota kelahirannya, Mashhad, tempat ia akan dimakamkan.
Tidak ada yang tahu pasti jumlah pelayat di Najaf, tetapi cukup jelas bahwa kita akan melihat ratusan ribu, bahkan mungkin jutaan orang di kemudian hari, saat orang-orang bergabung dalam prosesi yang sedang berlangsung.
Prosesi tersebut diperkirakan akan melewati sekitar 6 km (4 mil) Najaf. Ini adalah situs tersuci ketiga dalam Islam Syiah setelah Mekah dan Madinah.
Kota ini terbiasa melihat sejumlah besar peziarah untuk acara keagamaan, dan ini tampaknya termasuk yang paling penting.
Dalam hal anggota keagamaan di sini, Ali al-Sistani, Ayatollah Agung, diperkirakan tidak akan hadir. Usianya sudah 90-an. Ini bukan penghinaan politik.
Ia relatif lemah dan tidak akan datang karena panasnya suhu udara 45 derajat Celcius (113F) yang dialami di Irak selatan dan tengah.
Nanti sore, peti jenazah akan dibawa lebih jauh ke Karbala, situs tersuci keempat dalam Islam Syiah, yang terkenal dengan Pertempuran Karbala pada tahun 680, ketika Imam Ali terbunuh di sana. Diperkirakan akan ada banyak orang yang hadir di sana.
Setelah itu, jenazah akan kembali ke Iran sore ini untuk dipulangkan. Namun ya, jumlah orang yang hadir di sini hari ini sangat banyak, dan kerumunan akan terus bertambah.
Baca juga: AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
(sya)
Lihat Juga :