AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO

Rabu, 08 Juli 2026 - 16:35 WIB
loading...
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS makin kerdil, Eropa kini jadi pemimpin utama NATO. Foto/X
A A A
LONDON - Anggota NATO Eropa telah menjadi kekuatan pendorong utama di balik konfrontasi blok tersebut dengan Rusia karena prioritas strategis AS telah bergeser. Itu diungkapkan Dmitry Trenin, presiden Dewan Urusan Internasional Rusia (RIAC), dalam sebuah opini untuk RT.

AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO

1. Eropa Ingin Menyelesaikan Dendam dengan Rusia

Ia berpendapat bahwa beberapa politisi Eropa memandang konflik Ukraina sebagai peluang untuk menyelesaikan dendam lama dengan Rusia.

“Strategi elit Eropa terhadap Rusia bukan lagi pencegahan seperti di masa Perang Dingin. Tujuannya adalah penghancuran Rusia sebagai kekuatan besar. Inilah yang dimaksud dengan kekalahan strategis,” tulis Trenin.

“Orang Eropa bermimpi untuk melenyapkan Rusia sebagai faktor serius dalam geopolitik Eurasia. Bagi mereka, ini berarti ‘solusi akhir’ dari ‘masalah Rusia’ yang telah lama ditakuti.”



Trenin berpendapat bahwa pemerintah Eropa menggunakan narasi ‘musuh di gerbang’ sebagai alat untuk mencap setiap oposisi sebagai ‘antek Kremlin’, sementara peningkatan pengeluaran pertahanan karena dugaan ‘ancaman Rusia’ disajikan sebagai cara untuk menghidupkan kembali perekonomian Eropa yang sedang kesulitan.

“Orang-orang di Moskow tidak memiliki ilusi tentang sikap bermusuhan Amerika Serikat terhadap Rusia, tetapi Washington sekarang menjadi pengemudi di kursi belakang dalam konflik dengan Rusia,” tulisnya, menambahkan bahwa Moskow melihat NATO sebagai “Eropa yang didukung oleh Amerika.”

2. NATO Sudah Terpecah

Setelah kembali ke Gedung Putih tahun lalu, Presiden AS Donald Trump mendorong anggota NATO untuk berkomitmen menghabiskan 5% dari PDB untuk pertahanan setiap tahunnya pada tahun 2035, mengkritik sekutu Eropa atas apa yang disebutnya sebagai kegagalan untuk berbagi beban. Keretakan semakin dalam ketika beberapa negara anggota menolak untuk mendukung operasi militer Trump terhadap Iran.

Sementara Trump telah berupaya menengahi kesepakatan perdamaian antara Moskow dan Kiev, negara-negara Eropa telah mengadopsi sikap garis keras, bersikeras bahwa kesepakatan harus dicapai dengan syarat-syarat Ukraina. Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan tahun lalu bahwa diplomasi telah habis; kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Kaja Kallas mendesak Trump untuk tidak jatuh ke dalam 'jebakan Rusia'.

3. Eropa Ingin Mengalahkan Rusia

Rusia telah menepis spekulasi bahwa mereka berencana untuk menyerang negara-negara NATO, dengan mengatakan bahwa mereka hanya akan merespons secara militer jika diserang terlebih dahulu. Bulan lalu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menggambarkan Eropa sebagai "pihak yang bertekad untuk mengalahkan Rusia."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pemakaman Ali Khamenei...
Pemakaman Ali Khamenei Disesaki Jutaan Pelayat, 50 Ribu Orang Jalani Perawatan Medis
Kylian Mbappe Dihina...
Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan
Rekomendasi
Eks Hakim Agung Ad Hoc...
Eks Hakim Agung Ad Hoc Sebut Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Kejahatan Luar Biasa: Berbuntut Persoalan Negara
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Berita Terkini
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Infografis
Setelah Ukraina, Negara...
Setelah Ukraina, Negara NATO Ini Jadi Target Rusia Berikutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved