Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
Rabu, 08 Juli 2026 - 13:22 WIB
loading...
Serangan Iran ke kapal tanker Saudi dan Qatar jadi pemicu utama serangan AS ke Teheran. Foto/X/@TheCradleMedia
A
A
A
RIYADH - Arab Saudi mengutuk keras penargetan Iran terhadap kapal tanker Saudi Wedyan dan kapal tanker Qatar Al Rekayyat saat melintasi Selat Hormuz. Kemarahan Arab Saudi tersebut memicu Amerika Serikat melancarkan serangan ke beberapa wilayah Iran.
“Serangan-serangan ini merupakan serangan terhadap keamanan navigasi internasional dan pasokan energi global,” kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan, dilansir Al Arabiya.
Kerajaan Arab Saudi memperingatkan bahwa serangan terus-menerus Iran merupakan “pelanggaran berat” terhadap hukum dan norma internasional yang menjamin kebebasan navigasi maritim dan jalur aman melalui perairan.
Arab Saudi juga menyerukan kepada Iran “untuk segera menghentikan semua praktik” yang mengancam keamanan kawasan, navigasi maritim internasional, dan pasokan energi global, menambahkan bahwa Arab Saudi menganggap Teheran “bertanggung jawab penuh” atas konsekuensi dari serangan tersebut.
Tiga kapal tanker dihantam di Selat Hormuz pada hari Selasa, termasuk sebuah kapal pengangkut LNG yang berisiko meledak.
Kemudian, militer AS mengatakan pada Rabu malam bahwa mereka telah melancarkan “serangkaian serangan dahsyat terhadap Iran untuk memberikan kerugian besar” karena menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz.
“Pasukan Komando Pusat AS telah mulai melancarkan serangkaian serangan dahsyat terhadap Iran untuk memberikan kerugian besar karena menargetkan dan menyerang kapal-kapal komersial yang diawaki oleh warga sipil yang tidak bersalah di jalur air internasional,” kata CENTCOM dalam sebuah pernyataan yang diposting di X.
Iran telah menyerang tiga kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir, termasuk kapal-kapal Qatar dan Saudi.
“Agresi yang ditunjukkan Iran tidak beralasan, berbahaya, dan merupakan pelanggaran nyata terhadap gencatan senjata,” kata CENTCOM.
Serangan itu terjadi beberapa jam setelah AS mencabut pengecualian sanksi yang mengizinkan penjualan minyak Iran karena serangan tersebut. Seorang pejabat AS mengatakan kepada Al Arabiya English bahwa serangan Iran di Selat “sama sekali tidak dapat diterima oleh Amerika Serikat dan akan ditindaklanjuti dengan konsekuensi.”
“Serangan-serangan ini merupakan serangan terhadap keamanan navigasi internasional dan pasokan energi global,” kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan, dilansir Al Arabiya.
Kerajaan Arab Saudi memperingatkan bahwa serangan terus-menerus Iran merupakan “pelanggaran berat” terhadap hukum dan norma internasional yang menjamin kebebasan navigasi maritim dan jalur aman melalui perairan.
Arab Saudi juga menyerukan kepada Iran “untuk segera menghentikan semua praktik” yang mengancam keamanan kawasan, navigasi maritim internasional, dan pasokan energi global, menambahkan bahwa Arab Saudi menganggap Teheran “bertanggung jawab penuh” atas konsekuensi dari serangan tersebut.
Tiga kapal tanker dihantam di Selat Hormuz pada hari Selasa, termasuk sebuah kapal pengangkut LNG yang berisiko meledak.
Kemudian, militer AS mengatakan pada Rabu malam bahwa mereka telah melancarkan “serangkaian serangan dahsyat terhadap Iran untuk memberikan kerugian besar” karena menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz.
“Pasukan Komando Pusat AS telah mulai melancarkan serangkaian serangan dahsyat terhadap Iran untuk memberikan kerugian besar karena menargetkan dan menyerang kapal-kapal komersial yang diawaki oleh warga sipil yang tidak bersalah di jalur air internasional,” kata CENTCOM dalam sebuah pernyataan yang diposting di X.
Iran telah menyerang tiga kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir, termasuk kapal-kapal Qatar dan Saudi.
“Agresi yang ditunjukkan Iran tidak beralasan, berbahaya, dan merupakan pelanggaran nyata terhadap gencatan senjata,” kata CENTCOM.
Serangan itu terjadi beberapa jam setelah AS mencabut pengecualian sanksi yang mengizinkan penjualan minyak Iran karena serangan tersebut. Seorang pejabat AS mengatakan kepada Al Arabiya English bahwa serangan Iran di Selat “sama sekali tidak dapat diterima oleh Amerika Serikat dan akan ditindaklanjuti dengan konsekuensi.”
(ahm)
Lihat Juga :