Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:36 WIB
loading...
A A A
“Berenanglah hanya di tempat yang diawasi,” kata juru bicara layanan Keamanan Sipil Prancis Jerome Boulanger setelah 13 orang dilaporkan tenggelam dari Minggu hingga Senin. Kematian akibat tenggelam meningkat sebesar 172 persen di Prancis tahun lalu selama gelombang panas ketika para perenang mencoba mendinginkan diri.

Gelombang panas yang melanda sebagian besar Eropa dikenal sebagai blok Omega karena bentuknya menyerupai huruf Yunani tersebut, dengan gumpalan udara panas di tengah dan udara yang lebih dingin di kedua sisinya, kata Clair Barnes, seorang peneliti di bidang cuaca dan iklim ekstrem di Imperial College London.

“Gelombang panas ini menarik udara hangat dari Afrika Utara, dari Sahara, dan itulah mengapa kita mengalami panas yang sangat intens. Gelombang panas ini bergerak sangat lambat dan artinya tidak ada angin, tidak ada embusan angin untuk meredakan panas,” katanya.

Barnes mengatakan gelombang panas dan badai semakin intensif akibat perubahan iklim, yang mendorong suhu lebih tinggi dan menyebabkan lebih banyak curah hujan.

Rekor Gelombang Panas di Inggris


Met Office, badan prakiraan cuaca nasional Inggris, mengatakan pada hari Senin bahwa gelombang panas selama empat hari di sana dapat mendorong suhu di atas 39 derajat Celcius di beberapa tempat, dengan mudah memecahkan rekor Juni 35,6 derajat Celcius yang ditetapkan pada tahun 1957 dan 1976. Hanya beberapa minggu yang lalu, Inggris telah memecahkan rekor suhu tertinggi untuk bulan Mei.

“Tiga puluh enam derajat akan sangat menjijikkan,” kata ilmuwan data Lewis Jennings, yang sedang berjalan-jalan di pusat kota London.

Paris diperkirakan akan mencatat suhu tertinggi untuk bulan Juni, dengan suhu mencapai 38,4 derajat Celcius, menurut angka sementara dari Meteo-France.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Trump: Pemimpin Iran...
Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei 90% Telah Lenyap
Rekomendasi
Kejagung Lelang 90 Unit...
Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen di Jaksel Milik Terpidana Benny Tjokro
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
Tzuyu Tinggalkan JYP...
Tzuyu Tinggalkan JYP Entertainment setelah 11 Tahun, Begini Nasibnya di TWICE
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved