Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Senin, 22 Juni 2026 - 16:27 WIB
loading...
Iran dan AS berdamai, upacara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei digelar selama enam hari. Foto/X
A
A
A
TEHERAN - Markas besar peringatan Pemimpin Iran yang gugur, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, mengumumkan jadwal pemakaman enam hari yang mencakup lima kota, dimulai dengan upacara perpisahan dua hari di Teheran pada 4 Juli dan diakhiri dengan pemakaman di Mashhad pada 9 Juli.
"Pemakaman akan dimulai dengan upacara perpisahan di Mosalla Imam Besar Khomeini Teheran pada hari Sabtu, 4 Juli, dan Minggu, 5 Juli," menurut juru bicara markas besar peringatan tersebut, dilansir Press TV.
Prosesi pemakaman utama di Teheran dijadwalkan pada hari Senin, 6 Juli, di mana jenazah empat martir tambahan—Mesbah-ol-Hoda Bagheri, Seyyedeh Boshra Hosseini Khamenei, Zahra Haddad Adel, dan Zahra Mohammadi Golpaygani—akan diiringi bersama Pemimpin yang gugur.
Pada hari Selasa, 7 Juli, upacara pemakaman akan diadakan di kota suci Qom, di mana doa akan dipanjatkan di atas jenazah Pemimpin.
Prosesi tersebut kemudian akan menuju Irak pada hari Rabu, 8 Juli, setelah permintaan berulang kali dari suku-suku Irak, ulama, elit, dan tokoh politik serta agama.
Upacara tersebut kemungkinan akan berlangsung pada akhir Dzul Hijjah dan awal Muharram.
Upacara pemakaman akan diadakan di kota Najaf dan Karbala, dengan pemerintah Irak bertanggung jawab untuk mengumumkan waktu dan lokasi spesifiknya.
Panitia penyelenggara menyampaikan rasa terima kasih kepada otoritas keagamaan, pemerintah, dan rakyat Irak atas permintaan mereka yang terus-menerus untuk mengadakan prosesi di makam-makam di Najaf dan Karbala.
Pemakaman dijadwalkan pada hari Kamis, 9 Juli—bertepatan dengan malam kesyahidan Imam Sajjad—di Makam Imam Reza di Mashhad.
Juru bicara juga mengumumkan bahwa delegasi resmi, tokoh politik, dan elit dari seluruh dunia akan memberikan penghormatan kepada almarhum pemimpin tersebut, dengan rincian waktu dan tempat akan diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri.
Upacara tambahan untuk tokoh budaya, ilmiah, agama, dan revolusioner akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang.
Slogan peringatan untuk acara tersebut adalah "Harus Bangkit" dengan kepalan tangan sebagai simbolnya. Di negara-negara Arab, slogan resminya adalah "Qumo lillah" (Berdiri untuk Tuhan).
Ayatollah Khamenei, bersama beberapa anggota keluarganya, dibunuh pada 28 Februari dalam aksi agresi AS-Israel terhadap Republik Islam.
"Pemakaman akan dimulai dengan upacara perpisahan di Mosalla Imam Besar Khomeini Teheran pada hari Sabtu, 4 Juli, dan Minggu, 5 Juli," menurut juru bicara markas besar peringatan tersebut, dilansir Press TV.
Prosesi pemakaman utama di Teheran dijadwalkan pada hari Senin, 6 Juli, di mana jenazah empat martir tambahan—Mesbah-ol-Hoda Bagheri, Seyyedeh Boshra Hosseini Khamenei, Zahra Haddad Adel, dan Zahra Mohammadi Golpaygani—akan diiringi bersama Pemimpin yang gugur.
Pada hari Selasa, 7 Juli, upacara pemakaman akan diadakan di kota suci Qom, di mana doa akan dipanjatkan di atas jenazah Pemimpin.
Prosesi tersebut kemudian akan menuju Irak pada hari Rabu, 8 Juli, setelah permintaan berulang kali dari suku-suku Irak, ulama, elit, dan tokoh politik serta agama.
Upacara tersebut kemungkinan akan berlangsung pada akhir Dzul Hijjah dan awal Muharram.
Upacara pemakaman akan diadakan di kota Najaf dan Karbala, dengan pemerintah Irak bertanggung jawab untuk mengumumkan waktu dan lokasi spesifiknya.
Panitia penyelenggara menyampaikan rasa terima kasih kepada otoritas keagamaan, pemerintah, dan rakyat Irak atas permintaan mereka yang terus-menerus untuk mengadakan prosesi di makam-makam di Najaf dan Karbala.
Pemakaman dijadwalkan pada hari Kamis, 9 Juli—bertepatan dengan malam kesyahidan Imam Sajjad—di Makam Imam Reza di Mashhad.
Juru bicara juga mengumumkan bahwa delegasi resmi, tokoh politik, dan elit dari seluruh dunia akan memberikan penghormatan kepada almarhum pemimpin tersebut, dengan rincian waktu dan tempat akan diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri.
Upacara tambahan untuk tokoh budaya, ilmiah, agama, dan revolusioner akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang.
Slogan peringatan untuk acara tersebut adalah "Harus Bangkit" dengan kepalan tangan sebagai simbolnya. Di negara-negara Arab, slogan resminya adalah "Qumo lillah" (Berdiri untuk Tuhan).
Ayatollah Khamenei, bersama beberapa anggota keluarganya, dibunuh pada 28 Februari dalam aksi agresi AS-Israel terhadap Republik Islam.
(ahm)
Lihat Juga :