Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:35 WIB
loading...
A A A
Pemerintah AS telah mengkritik operasi Israel yang sedang berlangsung di Lebanon, yang terseret ke dalam perang ketika Hizbullah meluncurkan roket ke Israel sebagai balasan atas serangan AS-Israel yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran.

Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan 4.057 orang telah tewas sejak dimulainya kembali konflik antara Israel dan Hizbullah pada 2 Maret.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan serangan Israel di Lebanon melanggar komitmen gencatan senjata dan Selat Hormuz, yang telah dibuka kembali setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang, telah ditutup.

Untuk membenarkan pengumuman penutupan selat tersebut, militer Iran menuduh AS melanggar kesepakatan AS-Iran dengan tidak menerapkan klausul pertama dari memorandum kesepahaman 14 poin mereka, yang menyetujui "penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon".

Namun, setelah pernyataan Iran, juru bicara Komando Pusat AS (Centcom) Tim Hawkins mengatakan "lalu lintas terus mengalir". Ia mengatakan pasukan AS "memantau situasi untuk memastikan hal ini tetap demikian", menambahkan bahwa "Iran tidak mengendalikan Selat Hormuz".

Centcom mengatakan 55 kapal dagang melintasi selat tersebut pada hari Sabtu dengan membawa lebih dari 17 juta barel minyak untuk pasar global.

Data pelacakan yang dipantau oleh BBC Verify menunjukkan bahwa setidaknya lima kapal tanker melewati selat tersebut pada hari Sabtu, sementara beberapa kapal tampaknya melakukan putar balik di area tersebut.

Serangan nuklir terjadi di negara tersebut pada tanggal 28 Februari, yang mengguncang pasar energi global.

Selat tersebut cukup dalam untuk dilewati oleh kapal tanker minyak mentah terbesar di dunia, dan digunakan oleh produsen minyak dan gas alam cair utama di Timur Tengah, serta pelanggan mereka.

Pada tahun 2025, sekitar 20 juta barel minyak dan produk minyak melewati selat tersebut setiap hari, menurut perkiraan dari Administrasi Informasi Energi AS. Itu hampir senilai USD600 miliar (£447 miliar) perdagangan energi per tahun.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Sugiono Bertemu Menlu...
Sugiono Bertemu Menlu Iran saat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Horor! Siswa Pilot Terpaksa...
Horor! Siswa Pilot Terpaksa Mendarat Sendiri Usai Instrukturnya Tiba-Tiba Lompat Keluar Pesawat
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
Momen Habiburokhman...
Momen Habiburokhman Ajak Polri-Jaksa Gandeng Tangan usai Pengumuman Tersangka Eks Jampidsus
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Berita Terkini
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved