Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Selasa, 16 Juni 2026 - 20:30 WIB
loading...
Rusia mempersiapkan KTT ASEAN dan Rusia. Foto/sputnik
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin sedang mempersiapkan konferensi tingkat tinggi (KTT) Rusia-ASEAN. Di sela-selanya ia akan mengadakan serangkaian pertemuan bilateral, menurut juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada hari Selasa.
"Presiden sedang mempersiapkan KTT Rusia-ASEAN, yang, seperti yang Anda ketahui, akan diadakan di Kazan... Selain bagian multilateral, akan ada serangkaian pertemuan bilateral di sela-sela KTT ini," kata Peskov kepada wartawan.
Belum ada tanggal pasti untuk kunjungan utusan khusus AS Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Rusia, menurut Peskov.
"Memang, ada pembicaraan bahwa para negosiator Amerika akan segera tiba, tetapi belum ada tanggal pasti. Seperti yang Anda ketahui, Amerika masih sibuk mempersiapkan penandatanganan memorandum yang telah disepakati. Kami tahu penandatanganan dijadwalkan di Swiss pada akhir pekan ini. Setelah itu, mungkin akan bergantung pada apakah mereka dapat terbang ke Moskow," ujar Peskov kepada wartawan.
Rusia belum menerima undangan resmi apa pun dari Kiev untuk mengadakan pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di sela-sela KTT G7, kata Dmitry Peskov.
"Tentu saja tidak ada," ungkap Peskov, menjawab pertanyaan tentang apakah Moskow telah menerima undangan resmi melalui saluran resmi untuk mengadakan pertemuan dengan Zelensky di sela-sela KTT G7.
Saat ini tidak ada saluran komunikasi resmi antara Moskow dan Kiev, tambah juru bicara itu.
"Dan untuk Zelensky, Anda tahu [Presiden Rusia Vladimir Putin] sebenarnya telah mengatakan semuanya, semuanya telah ditawarkan. Telah dikatakan dan diulangi beberapa kali bahwa jika Zelensky siap berbicara secara bertanggung jawab dan serius — bahkan, rezim Kiev sangat menyadari hal itu — dia selalu dapat datang ke Moskow, di mana dia akan diterima," pungkas Peskov.
Baca juga: Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
"Presiden sedang mempersiapkan KTT Rusia-ASEAN, yang, seperti yang Anda ketahui, akan diadakan di Kazan... Selain bagian multilateral, akan ada serangkaian pertemuan bilateral di sela-sela KTT ini," kata Peskov kepada wartawan.
Belum ada tanggal pasti untuk kunjungan utusan khusus AS Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Rusia, menurut Peskov.
"Memang, ada pembicaraan bahwa para negosiator Amerika akan segera tiba, tetapi belum ada tanggal pasti. Seperti yang Anda ketahui, Amerika masih sibuk mempersiapkan penandatanganan memorandum yang telah disepakati. Kami tahu penandatanganan dijadwalkan di Swiss pada akhir pekan ini. Setelah itu, mungkin akan bergantung pada apakah mereka dapat terbang ke Moskow," ujar Peskov kepada wartawan.
Rusia belum menerima undangan resmi apa pun dari Kiev untuk mengadakan pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di sela-sela KTT G7, kata Dmitry Peskov.
"Tentu saja tidak ada," ungkap Peskov, menjawab pertanyaan tentang apakah Moskow telah menerima undangan resmi melalui saluran resmi untuk mengadakan pertemuan dengan Zelensky di sela-sela KTT G7.
Saat ini tidak ada saluran komunikasi resmi antara Moskow dan Kiev, tambah juru bicara itu.
"Dan untuk Zelensky, Anda tahu [Presiden Rusia Vladimir Putin] sebenarnya telah mengatakan semuanya, semuanya telah ditawarkan. Telah dikatakan dan diulangi beberapa kali bahwa jika Zelensky siap berbicara secara bertanggung jawab dan serius — bahkan, rezim Kiev sangat menyadari hal itu — dia selalu dapat datang ke Moskow, di mana dia akan diterima," pungkas Peskov.
Baca juga: Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
(sya)
Lihat Juga :