Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Langkah tersebut meningkatkan tekanan pada bank sentral, yang harus menunda rencana pemotongan suku bunga.

Jadi, “beban bunga pada pemerintah akan lebih tinggi, dan itu berarti pajak yang lebih tinggi bagi,” katanya. “Dan pada saat yang sama, ketika mereka menghadapi prospek pajak yang lebih tinggi, suku bunga yang lebih tinggi, tetapi mereka juga menghadapi harga bahan bakar yang lebih tinggi” dan dalam beberapa kasus, kekurangan yang akut.

“Di Sri Lanka telah terjadi penjatahan. Masyarakat hanya bisa membeli bahan bakar setiap dua hari sekali. Jadi, perubahan ini sangat besar dan sangat penting. Ini akan membantu stabilitas politik. Ini akan membantu pertumbuhan. Ini akan membantu aliran investasi,” tambahnya.

5. Israel Masih Menduduki Lebanon

Peringatan Menlu Iran Abbas Araghchi bahwa Teheran akan menganggap pendudukan Israel yang berkelanjutan di Lebanon sebagai pelanggaran terhadap nota kesepahaman memberi sinyal kepada Washington bahwa “tanggung jawab ada pada mereka untuk memastikan mereka memberikan pengaruh yang cukup terhadap Israel”, kata seorang analis.

"Ini akan menjadi salah satu tantangan besar bagi AS di depannya. Tidak ada indikasi yang jelas dalam pikiran saya bahwa Trump memiliki pengaruh yang cukup pada Netanyahu untuk mendorong dorongan terburuknya," kata analis pertahanan Alex Alfirraz Scheers kepada Al Jazeera.

Meskipun AS memiliki opsi untuk mempengaruhi tindakan Israel – seperti menahan bantuan militer atau politik – “apakah Trump bersedia melakukan itu secara terbuka masih harus dilihat,” kata Scheers.

“Tetapi saya pikir pemerintahan Trump tahu bahwa ancaman terbesar bagi negosiasi ke depan adalah aktivitas militer Israel [di Lebanon],” tambahnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Berita Terkini
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved