Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Senin, 15 Juni 2026 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
“Upaya tanpa lelah Anda telah membuahkan hasil dan Anda telah memberikan kontribusi yang sangat bermanfaat bagi kawasan dan dunia,” kata Kane dalam sebuah unggahan di X.
Mereka akan melihat ini sebagai hal yang sangat positif. Sejak awal, China telah menjadi salah satu suara terkuat yang menyerukan penghentian total semua permusuhan, gencatan senjata total, dan kembali ke perundingan.
Namun, Beijing kemungkinan akan sangat berhati-hati. Mereka akan mencatat kurangnya detail, dengan banyak perbedaan pendapat yang masih perlu diklarifikasi. Dan bahkan setelah perjanjian ini ditandatangani pada hari Jumat, masih ada 60 hari lagi untuk menyelesaikan detail teknis.
Bagi Beijing, ini akan menjadi awal yang menjanjikan, tetapi belum menandakan akhir.
Jadi, meskipun China akan menyambut jalur baru ini, mereka tidak akan mengubah rencana jangka panjangnya untuk mengurangi ketergantungan pada aliran energi melalui Selat Hormuz.
“Saya sangat berharap bahwa berita ini, yang telah lama dibutuhkan oleh seluruh dunia, akan membuka jalan bagi terciptanya lingkungan perdamaian dan keamanan yang langgeng di kawasan kita,” kata Erdogan dalam sebuah unggahan di X.
Presiden Turki menyerukan kepada semua pihak untuk “menghindari retorika, provokasi, dan tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan pada periode menjelang penandatanganan perjanjian, dan untuk tetap waspada terhadap kemungkinan sabotase”.
Ia menambahkan bahwa lingkungan perdamaian telah lama dibutuhkan dan mengatakan bahwa Ankara bersedia untuk terus mendukung upaya ke arah itu.
“Iran tidak boleh pernah memperoleh senjata nuklir,” kata para pemimpin Italia, Jerman, Prancis, dan Inggris.
4. China
Beijing akan menyambut kesepakatan ini.Mereka akan melihat ini sebagai hal yang sangat positif. Sejak awal, China telah menjadi salah satu suara terkuat yang menyerukan penghentian total semua permusuhan, gencatan senjata total, dan kembali ke perundingan.
Namun, Beijing kemungkinan akan sangat berhati-hati. Mereka akan mencatat kurangnya detail, dengan banyak perbedaan pendapat yang masih perlu diklarifikasi. Dan bahkan setelah perjanjian ini ditandatangani pada hari Jumat, masih ada 60 hari lagi untuk menyelesaikan detail teknis.
Bagi Beijing, ini akan menjadi awal yang menjanjikan, tetapi belum menandakan akhir.
Jadi, meskipun China akan menyambut jalur baru ini, mereka tidak akan mengubah rencana jangka panjangnya untuk mengurangi ketergantungan pada aliran energi melalui Selat Hormuz.
5. Turki
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyambut baik kesepakatan yang diumumkan antara AS dan Iran.“Saya sangat berharap bahwa berita ini, yang telah lama dibutuhkan oleh seluruh dunia, akan membuka jalan bagi terciptanya lingkungan perdamaian dan keamanan yang langgeng di kawasan kita,” kata Erdogan dalam sebuah unggahan di X.
Presiden Turki menyerukan kepada semua pihak untuk “menghindari retorika, provokasi, dan tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan pada periode menjelang penandatanganan perjanjian, dan untuk tetap waspada terhadap kemungkinan sabotase”.
Ia menambahkan bahwa lingkungan perdamaian telah lama dibutuhkan dan mengatakan bahwa Ankara bersedia untuk terus mendukung upaya ke arah itu.
6. Negara-negara Eropa
Negara-negara Eropa menyatakan siap mencabut sanksi terhadap Iran jika Teheran mengambil “langkah-langkah yang jelas dan dapat diverifikasi” terkait program nuklirnya.“Iran tidak boleh pernah memperoleh senjata nuklir,” kata para pemimpin Italia, Jerman, Prancis, dan Inggris.
Lihat Juga :