Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:20 WIB
loading...
A A A
Saat ini, federasi hanya memberikan sedikit cuplikan tim yang menjadi sorotan, terlebih lagi sekarang dibandingkan saat-saat sebelumnya mereka mengikuti Piala Dunia. Tidak ada pemain yang akan berbicara, karena tidak banyak yang bisa mereka dapatkan jika mereka melakukannya.

Di dalam negeri, rezim itu sendiri dan para pendukungnya akan menyerang setiap penghinaan yang dirasakan pada saat bangsa sedang mencari persatuan. Di antara diaspora, lawan rezim akan mengkritik tim karena mewakili penindasan yang telah mereka hindari. Di tengah-tengah, ada orang-orang Iran yang hanya ingin melihat tim berprestasi, karena mereka adalah pemain sepak bola yang bermain di turnamen sepak bola, dan sepak bola membawa kegembiraan bagi bangsa yang sangat tergila-gila pada olahraga ini. Para pemain berada dalam situasi yang serba salah; terjebak dalam rawa politik dan budaya di mana satu-satunya cara untuk bertahan hidup adalah dengan tidak bergerak sama sekali.

Namun para pemain Iran tetap bergerak. Hari ini adalah sesi pemulihan ringan, dengan tim memulihkan diri dari kemenangan 3-0 kemarin atas tim U-21 Klub Tijuana, tuan rumah mereka. Ini adalah kompetisi terbaik yang dapat mereka hadapi saat ini, mengingat negara mereka dianggap sebagai negara terpinggirkan di panggung internasional dan karenanya tampak berbahaya bagi tim-tim yang mencari ujian berat melawan tim berpengalaman yang telah lolos ke Piala Dunia keempat berturut-turut. Pertandingan persahabatan yang direncanakan melawan negara Karibia, Grenada, tiba-tiba dibatalkan, sehingga perlu untuk bermain melawan tim U-21 tersebut.

Pada tahun 2022, Iran bermain di Qatar di tengah protes yang sedang berlangsung di negara tersebut atas kematian Mahsa Amini, seorang wanita Iran yang ditangkap karena mengenakan hijab yang tidak pantas dan kemudian meninggal dalam tahanan. Pada pertandingan pertama dari tiga pertandingan di Timur Tengah tersebut, para penggemar Iran menggunakan kesempatan itu untuk meneriakkan seruan perjuangan saat itu: Wanita, Kehidupan, Kebebasan. Selama dua pertandingan berikutnya, suasana penonton berubah, dilaporkan diawasi dari dalam oleh ratusan anggota IRGC yang dikirim dari seberang lautan.

Penolakan visa kepada banyak pejabat Iran membuat pemandangan serupa tidak mungkin terjadi kali ini. Namun, ini adalah tim yang tidak mendapat dukungan dari seluruh rakyat Iran, dan terutama bukan dari diaspora yang di AS berpusat di wilayah Los Angeles, tempat tim akan memainkan dua dari tiga pertandingan grup mereka. Ada perpecahan di dalam perpecahan yang hampir melekat pada penggemar ini, meskipun FIFA akan berpura-pura tidak ada, dan bahwa penampilan tim ini di ajang bergengsi dunia semata-mata tentang sepak bola.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
Trump Murka Google Didenda...
Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Berita Terkini
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved