Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Minggu, 14 Juni 2026 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan bahwa perjanjian tersebut akan mencegah Iran memperoleh senjata nuklir “baik melalui pembelian, pengembangan, atau bentuk pengadaan lainnya.” Teheran membantah bahwa mereka berupaya memperoleh senjata nuklir, dan bersikeras bahwa program nuklirnya sepenuhnya damai.
Trump mengatakan, “tidak ada uang yang akan berpindah tangan,” yang menyiratkan bahwa AS tidak akan mencairkan aset Iran. Ia juga menyatakan bahwa “pada waktu yang tepat” AS akan mengambil alih persediaan uranium yang diperkaya Iran untuk “menurunkan kadar uraniumnya dan menghancurkannya, baik di Iran, atau di Amerika Serikat.”
“Kemungkinan bahwa kesepakatan itu dapat terjadi dalam beberapa hari mendatang tidak dapat dikesampingkan,” kata Baghaei, menambahkan bahwa nota kesepahaman, yang saat ini sedang dirancang, akan fokus sepenuhnya pada pengakhiran konflik antara AS dan Iran, sementara “masalah nuklir tidak akan dibahas.”
Baghaei sebelumnya mengatakan bahwa nota kesepahaman tersebut akan memberi kedua pihak waktu 60 hari untuk menegosiasikan masa depan program nuklir Iran, dan bahwa perjanjian tersebut akan mencakup penghentian operasi Israel di Lebanon.
Ia juga menuduh Israel berusaha menggagalkan kesepakatan tersebut. “Kita tidak berurusan dengan pihak-pihak yang sepenuhnya berkomitmen pada kewajiban mereka. Mereka memanfaatkan setiap kesempatan untuk melanggar janji mereka.”
Trump mengatakan, “tidak ada uang yang akan berpindah tangan,” yang menyiratkan bahwa AS tidak akan mencairkan aset Iran. Ia juga menyatakan bahwa “pada waktu yang tepat” AS akan mengambil alih persediaan uranium yang diperkaya Iran untuk “menurunkan kadar uraniumnya dan menghancurkannya, baik di Iran, atau di Amerika Serikat.”
5. Israel Harus Hentikan Operasinya di Lebanon
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan pada hari Sabtu bahwa kesepakatan "kemungkinan akan tercapai dalam 24 jam ke depan."“Kemungkinan bahwa kesepakatan itu dapat terjadi dalam beberapa hari mendatang tidak dapat dikesampingkan,” kata Baghaei, menambahkan bahwa nota kesepahaman, yang saat ini sedang dirancang, akan fokus sepenuhnya pada pengakhiran konflik antara AS dan Iran, sementara “masalah nuklir tidak akan dibahas.”
Baghaei sebelumnya mengatakan bahwa nota kesepahaman tersebut akan memberi kedua pihak waktu 60 hari untuk menegosiasikan masa depan program nuklir Iran, dan bahwa perjanjian tersebut akan mencakup penghentian operasi Israel di Lebanon.
Ia juga menuduh Israel berusaha menggagalkan kesepakatan tersebut. “Kita tidak berurusan dengan pihak-pihak yang sepenuhnya berkomitmen pada kewajiban mereka. Mereka memanfaatkan setiap kesempatan untuk melanggar janji mereka.”
(ahm)
Lihat Juga :