Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Kamis, 11 Juni 2026 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
Dalam video lain yang diperoleh oleh B’Tselem, Fahed terlihat jelas setelah putranya ditembak. Fahd menggendong bayi tersebut , mencoba menghentikan pendarahan di kepalanya dengan tangannya, sementara Daniyah, yang juga terluka akibat tembakan, terlihat duduk di tanah di samping mobil.
Fahd mengatakan sebuah peluru menembus tangannya dan mengenai bayinya, yang sedang dipangku oleh ibunya di kursi belakang. Keluarga itu, yang juga termasuk putra pasangan itu yang berusia 11 tahun dan ibu Fahd, sedang berkendara melewati Hebron ketika mereka dihentikan oleh tentara Israel.
Meskipun video tersebut tidak memiliki suara, klipnya menguatkan keterangan Fahd. Dia mengatakan kepada Hareetz: “Tentara itu memberi isyarat kepada saya untuk berhenti. Saya menghentikan mobil sepenuhnya dan mengangkat tangan saya di kemudi. Segera setelah itu, mereka melepaskan tembakan ke kendaraan."
“Saya berhenti seperti yang diperintahkan, dan kemudian mereka langsung menembak mobil,” imbuh dia.
“Tidak ada pos pemeriksaan yang jelas, hanya tentara yang berdiri di jalan. Saya berhenti ketika diminta, dan kemudian penembakan dimulai," lanjut dia.
“Mobil ini benar-benar diam ketika dia menembak kami, sama sekali tidak bergerak. Seorang bayi berusia tujuh bulan dibunuh dengan kejam. Dia tidak pantas menerima ini," papar Fahd.
Rekaman yang dirilis oleh B’Tselem juga menunjukkan tentara Israel gagal membantu keluarga tersebut, malah hanya berdiri diam sementara warga sipil bergegas membantu anak yang terluka dan orang tuanya.
Fahd mengatakan sebuah peluru menembus tangannya dan mengenai bayinya, yang sedang dipangku oleh ibunya di kursi belakang. Keluarga itu, yang juga termasuk putra pasangan itu yang berusia 11 tahun dan ibu Fahd, sedang berkendara melewati Hebron ketika mereka dihentikan oleh tentara Israel.
Meskipun video tersebut tidak memiliki suara, klipnya menguatkan keterangan Fahd. Dia mengatakan kepada Hareetz: “Tentara itu memberi isyarat kepada saya untuk berhenti. Saya menghentikan mobil sepenuhnya dan mengangkat tangan saya di kemudi. Segera setelah itu, mereka melepaskan tembakan ke kendaraan."
“Saya berhenti seperti yang diperintahkan, dan kemudian mereka langsung menembak mobil,” imbuh dia.
“Tidak ada pos pemeriksaan yang jelas, hanya tentara yang berdiri di jalan. Saya berhenti ketika diminta, dan kemudian penembakan dimulai," lanjut dia.
“Mobil ini benar-benar diam ketika dia menembak kami, sama sekali tidak bergerak. Seorang bayi berusia tujuh bulan dibunuh dengan kejam. Dia tidak pantas menerima ini," papar Fahd.
Rekaman yang dirilis oleh B’Tselem juga menunjukkan tentara Israel gagal membantu keluarga tersebut, malah hanya berdiri diam sementara warga sipil bergegas membantu anak yang terluka dan orang tuanya.
Lihat Juga :