Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Sabtu, 06 Juni 2026 - 05:40 WIB
loading...
A
A
A
Ledakan itu terjadi seminggu setelah pihak berwenang mengatakan sebuah drone Rusia menghantam sebuah gedung apartemen di kota Galati, Rumania tenggara, dekat perbatasan dengan Ukraina. Serangan drone ini melukai dua orang, dan menjadi yang pertama kalinya dalam perang sebuah drone menghantam daerah padat penduduk di negara NATO.
Setelah insiden terbaru ini, Kedutaan Rusia di Rumania mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka tidak terlibat dan drone tersebut bukan milik Rusia.
Laut Hitam sangat penting untuk pengiriman biji-bijian, minyak, dan produk minyak dan dibagi oleh Bulgaria, Rumania, Georgia, dan Turki, serta Ukraina dan Rusia.
Pelabuhan Constanta adalah pelabuhan terbesar di Rumania, dengan 156 dermaga dan 32 km (19 mil) dermaga. Ukraina telah menggunakannya sebagai jalur ekspor biji-bijian alternatif, serta untuk impor bahan bakar.
Kementerian Pertahanan Rumania mengatakan drone tersebut meledak pada pukul 10.30 pagi, sekitar empat jam setelah keberadaannya terdeteksi. Drone itu meledak 500 meter dari terminal minyak.
Pelabuhan dievakuasi dan lebih dari 1.000 orang dievakuasi dari pantai di Laut Hitam dan Delta Danube di dekatnya sebagai tindakan pencegahan, sementara kapal dan dua helikopter melakukan survei area untuk mencari drone tambahan, kata Wakil Menteri Dalam Negeri Raed Arafat dalam sebuah pengarahan.
Setelah insiden terbaru ini, Kedutaan Rusia di Rumania mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka tidak terlibat dan drone tersebut bukan milik Rusia.
Laut Hitam sangat penting untuk pengiriman biji-bijian, minyak, dan produk minyak dan dibagi oleh Bulgaria, Rumania, Georgia, dan Turki, serta Ukraina dan Rusia.
Pelabuhan Constanta adalah pelabuhan terbesar di Rumania, dengan 156 dermaga dan 32 km (19 mil) dermaga. Ukraina telah menggunakannya sebagai jalur ekspor biji-bijian alternatif, serta untuk impor bahan bakar.
Kementerian Pertahanan Rumania mengatakan drone tersebut meledak pada pukul 10.30 pagi, sekitar empat jam setelah keberadaannya terdeteksi. Drone itu meledak 500 meter dari terminal minyak.
Pelabuhan dievakuasi dan lebih dari 1.000 orang dievakuasi dari pantai di Laut Hitam dan Delta Danube di dekatnya sebagai tindakan pencegahan, sementara kapal dan dua helikopter melakukan survei area untuk mencari drone tambahan, kata Wakil Menteri Dalam Negeri Raed Arafat dalam sebuah pengarahan.
Lihat Juga :