5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Jum'at, 05 Juni 2026 - 14:06 WIB
loading...
Invincible Class, kapal selam milik Singapura menjadi yang tercanggih di antara kapal selam negara ASEAN lainnya. Foto/Channel News Asia/Vanessa Lim
A
A
A
JAKARTA - Di tengah meningkatnya rivalitas maritim di Laut China Selatan dan Indo-Pasifik, kapal selam menjadi salah satu aset militer paling strategis di Asia Tenggara.
Berbeda dengan kapal perang permukaan yang mudah terdeteksi, kapal selam mampu beroperasi secara senyap selama berminggu-minggu, mengumpulkan intelijen, memburu kapal musuh, hingga meluncurkan serangan mendadak.
Baca Juga: 5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Saat ini, hanya lima negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang mengoperasikan kapal selam aktif, yakni Singapura, Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Myanmar.
Namun, jika diperbandingkan tentang teknologi, daya tempur, kemampuan siluman, serta sistem persenjataan, terdapat beberapa kelas kapal selam yang menonjol sebagai yang paling canggih di kawasan.
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN
•Pabrikan: ThyssenKrupp Marine Systems, Jerman.
•Harga: Diperkirakan sekitar USD500 hingga USD700 juta per unit. Paket empat kapal selam yang dibeli Singapura bernilai miliaran dolar AS.
•Peringkat Teknologi ASEAN: 1.
Spesifikasi
•Panjang: 70 meter
•Displacement permukaan: 2.000 ton
•Displacement menyelam: 2.200 ton
•Kecepatan permukaan: >10 knot
•Kecepatan menyelam: >15 knot
•Awak: 28 orang
•Propulsi: Diesel-elektrik + AIP fuel cell
Persenjataan
•8 tabung torpedo 533mm
•Torpedo berat
•Ranjau laut
Kehebatan
Banyak analis pertahanan menilai Type 218SG sebagai kapal selam non-nuklir paling canggih di Asia Tenggara saat ini.
Keunggulan utamanya adalah sistem AIP yang memungkinkan kapal tetap berada di bawah air sekitar 50 persen lebih lama dibanding kapal selam diesel-elektrik konvensional. Teknologi ini membuat kapal jauh lebih sulit dideteksi radar maupun sonar lawan, menurut Kementerian Pertahanan Singapura.
Selain itu, kapal ini memiliki tingkat otomatisasi sangat tinggi sehingga hanya membutuhkan 28 awak, jauh lebih sedikit dibanding kapal selam generasi sebelumnya. Sistem sensor dan manajemen tempurnya juga termasuk yang paling modern di kawasan.
•Pabrikan: Rubin Design Bureau, Rusia.
•Harga: Program enam kapal selam Vietnam bernilai sekitar USD2,1 hingga USD3,2 miliar, atau sekitar USD350 hingga USD530 juta per unit tergantung perhitungan paket pelatihan dan infrastruktur.
•Peringkat Teknologi ASEAN: 2.
Spesifikasi
•Panjang: 73,8 meter
•Displacement permukaan: sekitar 2.350 ton
•Displacement menyelam: sekitar 3.100–3.950 ton (tergantung sumber konfigurasi)
•Kecepatan menyelam: hingga 20 knot
•Kedalaman operasi: sekitar 240–300 meter
•Awak: 52 personelDisplacement: sekitar 3.100 ton
Persenjataan
•6 tabung torpedo 533 mm
•Torpedo berat
•Rudal jelajah Klub-S (3M-54E/3M-14E)
•Ranjau laut
Kehebatan
Kilo Class dijuluki "Black Hole" oleh NATO karena tingkat kebisingannya yang sangat rendah.
Berbeda dengan kapal selam ASEAN lainnya, armada Vietnam memiliki kemampuan meluncurkan rudal jelajah jarak jauh Kalibr atau Klub-S dari bawah laut. Kemampuan ini memberi efek deterrence strategis yang besar terhadap kapal perang maupun target daratan, menurut laporan Reuters.
Walaupun tidak menggunakan AIP seperti Type 218SG Singapura, Kilo Class tetap menjadi salah satu kapal selam paling mematikan di kawasan berkat kombinasi rudal jelajah dan kemampuan silumannya.
•Pabrikan: Naval Group, Prancis.
•Harga: Sekitar USD1 miliar untuk dua unit beserta paket pendukung.
•Peringkat Teknologi ASEAN: 3
Spesifikasi
•Panjang: 67,5 meter
•Displacement permukaan: ±1.565 ton
•Displacement menyelam: ±1.740–1.870 ton
•Kecepatan menyelam: >20 knot
•Kedalaman operasi: >300 meter
•Awak: 31 orang
Persenjataan
•6 tabung torpedo 533 mm
•18 torpedo Black Shark
•Rudal antikapal Exocet SM39
•Ranjau laut
Kehebatan
Scorpene dikenal sebagai salah satu kapal selam ekspor paling sukses di dunia.
Kapal ini menggabungkan kemampuan siluman tinggi, sistem tempur modern, serta rudal Exocet yang dapat diluncurkan dari bawah laut. Walaupun versi Malaysia belum dilengkapi AIP seperti beberapa varian terbaru Scorpene, kemampuan tempurnya masih sangat diperhitungkan. Kapal ini juga memiliki jejak akustik yang rendah sehingga sulit dideteksi sonar lawan.
•Pabrikan: Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Korea Selatan.
•Harga: Sekitar USD373 juta per unit. Program tiga kapal selam bernilai sekitar USD1,1 miliar, menurut data Global Military.
•Peringkat Teknologi ASEAN: 4.
Spesifikasi
•Panjang: 61,3 meter
•Displacement permukaan: 1.400 ton
•Displacement menyelam: sekitar 1.600 ton
•Kecepatan menyelam: 21 knot
•Kedalaman operasi: sekitar 250 meter
•Awak: 40 orang
Persenjataan
•8 tabung torpedo 533 mm
•14 torpedo Black Shark
Kehebatan
Nagapasa merupakan pengembangan dari desain Jerman; Type-209, yang telah terbukti di banyak negara.
Kelebihan utama kapal selam ini adalah kemampuan menyelam relatif dalam, kecepatan bawah air tinggi, serta ukuran yang lebih kecil sehingga cocok untuk operasi di perairan kepulauan Indonesia. Selain itu, pembangunan KRI Alugoro di dalam negeri menjadi tonggak penting transfer teknologi kapal selam kepada Indonesia.
Namun dibanding Type 218SG Singapura maupun Scorpene terbaru, Nagapasa belum memiliki teknologi AIP sehingga daya tahan menyelamnya lebih terbatas.
•Pabrikan: China.
•Harga: tidak dipublikasikan.
•Peringkat Teknologi ASEAN: 5.
Spesifikasi
•Panjang: sekitar 76 meter
•Displacement menyelam: sekitar 2.100 ton
•Kecepatan menyelam: sekitar 18 knot
•Awak: 57–60 personel
Persenjataan
•8 tabung torpedo 533 mm
•Torpedo Yu-series
Kehebatan
Meski merupakan kapal selam pertama Myanmar, teknologi yang digunakan sudah tergolong tua dibanding armada negara ASEAN lainnya. Kapal ini lebih berfungsi sebagai sarana pelatihan dan peningkatan kemampuan dasar peperangan bawah laut daripada alat proyeksi kekuatan regional.
Jika disusun berdasarkan kombinasi teknologi, kemampuan siluman, sensor, daya tahan menyelam, dan efektivitas tempur, maka peringkat kapal selam tercanggih ASEAN saat ini adalah:
1. Invincible Class (Type 218SG) Singapura
2. Kilo Class Project 636.1 Vietnam
3. Scorpene Class Malaysia
4. Nagapasa Class (DSME 1400) Indonesia
5. Ming Class (Type 035B) Myanmar
Secara keseluruhan, Singapura saat ini memiliki armada kapal selam paling modern di Asia Tenggara berkat Type 218SG yang dilengkapi teknologi Air Independent Propulsion, otomatisasi tingkat tinggi, dan sensor generasi terbaru.
Namun dari sisi daya gempur strategis, Vietnam tetap menjadi lawan yang sangat diperhitungkan karena kapal selam Kilo miliknya mampu membawa rudal jelajah Kalibr yang dapat menyerang target jauh di luar cakrawala.
Dengan Indonesia yang dilaporkan mulai memesan kapal selam Scorpene generasi baru dan negara-negara ASEAN terus memodernisasi armada bawah lautnya, persaingan kapal selam di kawasan diperkirakan akan semakin ketat dalam dekade mendatang.
Berbeda dengan kapal perang permukaan yang mudah terdeteksi, kapal selam mampu beroperasi secara senyap selama berminggu-minggu, mengumpulkan intelijen, memburu kapal musuh, hingga meluncurkan serangan mendadak.
Baca Juga: 5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Saat ini, hanya lima negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang mengoperasikan kapal selam aktif, yakni Singapura, Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Myanmar.
Namun, jika diperbandingkan tentang teknologi, daya tempur, kemampuan siluman, serta sistem persenjataan, terdapat beberapa kelas kapal selam yang menonjol sebagai yang paling canggih di kawasan.
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN
1. Invincible Class (Type 218SG) – Singapura
•Negara Operator: Singapura.•Pabrikan: ThyssenKrupp Marine Systems, Jerman.
•Harga: Diperkirakan sekitar USD500 hingga USD700 juta per unit. Paket empat kapal selam yang dibeli Singapura bernilai miliaran dolar AS.
•Peringkat Teknologi ASEAN: 1.
Spesifikasi
•Panjang: 70 meter
•Displacement permukaan: 2.000 ton
•Displacement menyelam: 2.200 ton
•Kecepatan permukaan: >10 knot
•Kecepatan menyelam: >15 knot
•Awak: 28 orang
•Propulsi: Diesel-elektrik + AIP fuel cell
Persenjataan
•8 tabung torpedo 533mm
•Torpedo berat
•Ranjau laut
Kehebatan
Banyak analis pertahanan menilai Type 218SG sebagai kapal selam non-nuklir paling canggih di Asia Tenggara saat ini.
Keunggulan utamanya adalah sistem AIP yang memungkinkan kapal tetap berada di bawah air sekitar 50 persen lebih lama dibanding kapal selam diesel-elektrik konvensional. Teknologi ini membuat kapal jauh lebih sulit dideteksi radar maupun sonar lawan, menurut Kementerian Pertahanan Singapura.
Selain itu, kapal ini memiliki tingkat otomatisasi sangat tinggi sehingga hanya membutuhkan 28 awak, jauh lebih sedikit dibanding kapal selam generasi sebelumnya. Sistem sensor dan manajemen tempurnya juga termasuk yang paling modern di kawasan.
2. Kilo Class Project 636.1 – Vietnam
•Negara Operator: Vietnam.•Pabrikan: Rubin Design Bureau, Rusia.
•Harga: Program enam kapal selam Vietnam bernilai sekitar USD2,1 hingga USD3,2 miliar, atau sekitar USD350 hingga USD530 juta per unit tergantung perhitungan paket pelatihan dan infrastruktur.
•Peringkat Teknologi ASEAN: 2.
Spesifikasi
•Panjang: 73,8 meter
•Displacement permukaan: sekitar 2.350 ton
•Displacement menyelam: sekitar 3.100–3.950 ton (tergantung sumber konfigurasi)
•Kecepatan menyelam: hingga 20 knot
•Kedalaman operasi: sekitar 240–300 meter
•Awak: 52 personelDisplacement: sekitar 3.100 ton
Persenjataan
•6 tabung torpedo 533 mm
•Torpedo berat
•Rudal jelajah Klub-S (3M-54E/3M-14E)
•Ranjau laut
Kehebatan
Kilo Class dijuluki "Black Hole" oleh NATO karena tingkat kebisingannya yang sangat rendah.
Berbeda dengan kapal selam ASEAN lainnya, armada Vietnam memiliki kemampuan meluncurkan rudal jelajah jarak jauh Kalibr atau Klub-S dari bawah laut. Kemampuan ini memberi efek deterrence strategis yang besar terhadap kapal perang maupun target daratan, menurut laporan Reuters.
Walaupun tidak menggunakan AIP seperti Type 218SG Singapura, Kilo Class tetap menjadi salah satu kapal selam paling mematikan di kawasan berkat kombinasi rudal jelajah dan kemampuan silumannya.
3. Scorpene Class – Malaysia
•Negara Operator: Malaysia.•Pabrikan: Naval Group, Prancis.
•Harga: Sekitar USD1 miliar untuk dua unit beserta paket pendukung.
•Peringkat Teknologi ASEAN: 3
Spesifikasi
•Panjang: 67,5 meter
•Displacement permukaan: ±1.565 ton
•Displacement menyelam: ±1.740–1.870 ton
•Kecepatan menyelam: >20 knot
•Kedalaman operasi: >300 meter
•Awak: 31 orang
Persenjataan
•6 tabung torpedo 533 mm
•18 torpedo Black Shark
•Rudal antikapal Exocet SM39
•Ranjau laut
Kehebatan
Scorpene dikenal sebagai salah satu kapal selam ekspor paling sukses di dunia.
Kapal ini menggabungkan kemampuan siluman tinggi, sistem tempur modern, serta rudal Exocet yang dapat diluncurkan dari bawah laut. Walaupun versi Malaysia belum dilengkapi AIP seperti beberapa varian terbaru Scorpene, kemampuan tempurnya masih sangat diperhitungkan. Kapal ini juga memiliki jejak akustik yang rendah sehingga sulit dideteksi sonar lawan.
4. Nagapasa Class (DSME 1400) – Indonesia
•Negara Operator: Indonesia.•Pabrikan: Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Korea Selatan.
•Harga: Sekitar USD373 juta per unit. Program tiga kapal selam bernilai sekitar USD1,1 miliar, menurut data Global Military.
•Peringkat Teknologi ASEAN: 4.
Spesifikasi
•Panjang: 61,3 meter
•Displacement permukaan: 1.400 ton
•Displacement menyelam: sekitar 1.600 ton
•Kecepatan menyelam: 21 knot
•Kedalaman operasi: sekitar 250 meter
•Awak: 40 orang
Persenjataan
•8 tabung torpedo 533 mm
•14 torpedo Black Shark
Kehebatan
Nagapasa merupakan pengembangan dari desain Jerman; Type-209, yang telah terbukti di banyak negara.
Kelebihan utama kapal selam ini adalah kemampuan menyelam relatif dalam, kecepatan bawah air tinggi, serta ukuran yang lebih kecil sehingga cocok untuk operasi di perairan kepulauan Indonesia. Selain itu, pembangunan KRI Alugoro di dalam negeri menjadi tonggak penting transfer teknologi kapal selam kepada Indonesia.
Namun dibanding Type 218SG Singapura maupun Scorpene terbaru, Nagapasa belum memiliki teknologi AIP sehingga daya tahan menyelamnya lebih terbatas.
5. Ming Class (Type 035B) – Myanmar
•Negara Operator: Myanmar.•Pabrikan: China.
•Harga: tidak dipublikasikan.
•Peringkat Teknologi ASEAN: 5.
Spesifikasi
•Panjang: sekitar 76 meter
•Displacement menyelam: sekitar 2.100 ton
•Kecepatan menyelam: sekitar 18 knot
•Awak: 57–60 personel
Persenjataan
•8 tabung torpedo 533 mm
•Torpedo Yu-series
Kehebatan
Meski merupakan kapal selam pertama Myanmar, teknologi yang digunakan sudah tergolong tua dibanding armada negara ASEAN lainnya. Kapal ini lebih berfungsi sebagai sarana pelatihan dan peningkatan kemampuan dasar peperangan bawah laut daripada alat proyeksi kekuatan regional.
Siapa Raja Kapal Selam ASEAN?
Jika disusun berdasarkan kombinasi teknologi, kemampuan siluman, sensor, daya tahan menyelam, dan efektivitas tempur, maka peringkat kapal selam tercanggih ASEAN saat ini adalah:
1. Invincible Class (Type 218SG) Singapura
2. Kilo Class Project 636.1 Vietnam
3. Scorpene Class Malaysia
4. Nagapasa Class (DSME 1400) Indonesia
5. Ming Class (Type 035B) Myanmar
Secara keseluruhan, Singapura saat ini memiliki armada kapal selam paling modern di Asia Tenggara berkat Type 218SG yang dilengkapi teknologi Air Independent Propulsion, otomatisasi tingkat tinggi, dan sensor generasi terbaru.
Namun dari sisi daya gempur strategis, Vietnam tetap menjadi lawan yang sangat diperhitungkan karena kapal selam Kilo miliknya mampu membawa rudal jelajah Kalibr yang dapat menyerang target jauh di luar cakrawala.
Dengan Indonesia yang dilaporkan mulai memesan kapal selam Scorpene generasi baru dan negara-negara ASEAN terus memodernisasi armada bawah lautnya, persaingan kapal selam di kawasan diperkirakan akan semakin ketat dalam dekade mendatang.
(mas)
Lihat Juga :