AS dan Iran Saling Balas Serangan Rudal, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain

Rabu, 03 Juni 2026 - 08:55 WIB
loading...
AS dan Iran Saling Balas...
Rudal pencegat AS jatuh setelah gagal mencegat rudal Iran di Kuwait. Foto/x
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan telah menargetkan aset militer AS di wilayah Teluk Persia sebagai balasan atas serangan Amerika. Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengatakan pasukannya mencegat beberapa rudal balistik dan drone Iran dan melakukan "serangan bela diri" di Pulau Qeshm.

Insiden itu dimulai setelah pesawat tempur AS menembakkan rudal Hellfire ke kapal tanker yang terkait dengan Iran di dekat Selat Hormuz pada Selasa malam, merusak ruang mesinnya.

Washington mengatakan kapal tanker M/T Lexie berbendera Botswana itu menuju Pulau Kharg, melanggar blokade yang diberlakukan secara sepihak.

Sebagai tanggapan, IRGC mengatakan telah menargetkan kapal yang diduga berafiliasi dengan AS bernama Panaya dengan rudal angkatan laut.

Pasukan AS kemudian tampaknya melanjutkan serangan terhadap menara telekomunikasi IRGC, yang kemudian disebut CENTCOM sebagai "serangan bela diri terhadap stasiun kendali darat militer Iran di Pulau Qeshm."

IRGC kemudian meningkatkan eskalasi dengan serangan rudal balistik ke "pangkalan udara dan helikopter AS di negara regional," serta "pusat komando Armada Kelima" di Bahrain.

Departemen Perang AS mengatakan Iran telah meluncurkan beberapa rudal balistik ke arah negara-negara regional, tetapi mengklaim semuanya gagal mengenai sasaran.

Dua rudal yang ditembakkan ke Kuwait gagal mencapai sasaran atau hancur di tengah jalan, sementara tiga rudal yang diluncurkan ke Bahrain dicegat oleh pasukan pertahanan udara AS dan Bahrain, kata komando tersebut.

Tentara Kuwait mengkonfirmasi mereka menanggapi serangan rudal dan drone, dengan sirene peringatan berbunyi di negara itu setidaknya dua kali semalam.

Kementerian Dalam Negeri Bahrain juga mendesak masyarakat "tetap tenang dan menuju ke tempat aman terdekat" di tengah peringatan udara.

Kedua pihak sebagian besar telah menahan diri dari pertukaran langsung sejak gencatan senjata yang rapuh ditetapkan pada awal April, sementara negosiasi tetap terhenti mengenai program nuklir Teheran dan status Selat Hormuz.

Iran membatasi lalu lintas melalui jalur pasokan energi utama setelah serangan AS-Israel pada bulan Februari, sementara Washington memberlakukan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

IRGC memperingatkan setiap pelanggaran gencatan senjata akan membawa "harga yang mahal" bagi militer AS.

Sementara itu, CENTCOM mengatakan pasukannya "tetap waspada dan siap untuk membela diri terhadap agresi Iran yang tidak beralasan selama gencatan senjata yang sedang berlangsung."

Baca juga: IRGC Izinkan 24 Kapal Melewati Selat Hormuz
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved