Markas Besar Militer Iran Peringatkan Pembalasan Jika Israel Serang Pinggiran Selatan Beirut
Selasa, 02 Juni 2026 - 20:30 WIB
loading...
Pemandangan matahari terbenam yang terlihat dari distrik Dahiyeh di Beirut, Lebanon pada 1 Juni 2026. Foto/Houssam Shbaro/Anadolu Agency
A
A
A
TEHERAN - Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran mengeluarkan peringatan yang ditujukan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Mereka menyatakan setiap serangan besar-besaran Israel terhadap pinggiran selatan Beirut akan memicu respons yang menargetkan Israel utara.
Menurut pernyataan tersebut, kebijakan regional Netanyahu dan setiap perintah evakuasi yang dikeluarkan untuk penduduk pinggiran selatan Beirut akan ditanggapi dengan tindakan yang akan "membawa pertempuran" ke kota-kota dan permukiman Israel utara.
Pernyataan itu juga menyerukan kepada penduduk Israel utara untuk meninggalkan daerah tersebut.
Peringatan itu muncul di tengah laporan Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Israel Katz telah menginstruksikan militer Israel mempersiapkan serangan intensif terhadap apa yang digambarkan pejabat Israel sebagai posisi kunci Hizbullah di pinggiran selatan Beirut.
Menurut laporan tersebut, pejabat Israel menyatakan daerah tersebut tidak akan terbebas dari aksi militer selama serangan terhadap komunitas Israel utara terus berlanjut.
Pada saat yang sama, militer Israel dilaporkan memperluas peringatan evakuasi ke kota-kota dan desa-desa tambahan di selatan Sungai Zahrani, serta daerah-daerah di distrik Sidon dan Jezzine, yang menandakan kemungkinan perluasan operasi militer di Lebanon selatan.
Laporan tersebut juga menyatakan Hizbullah menanggapi tindakan dan ancaman militer Israel dengan meluncurkan roket dan pesawat tak berawak.
Baca juga: Israel Terus Serang Lebanon dan Gaza Meski Netanyahu Dimarahi Trump
Menurut pernyataan tersebut, kebijakan regional Netanyahu dan setiap perintah evakuasi yang dikeluarkan untuk penduduk pinggiran selatan Beirut akan ditanggapi dengan tindakan yang akan "membawa pertempuran" ke kota-kota dan permukiman Israel utara.
Pernyataan itu juga menyerukan kepada penduduk Israel utara untuk meninggalkan daerah tersebut.
Peringatan itu muncul di tengah laporan Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Israel Katz telah menginstruksikan militer Israel mempersiapkan serangan intensif terhadap apa yang digambarkan pejabat Israel sebagai posisi kunci Hizbullah di pinggiran selatan Beirut.
Menurut laporan tersebut, pejabat Israel menyatakan daerah tersebut tidak akan terbebas dari aksi militer selama serangan terhadap komunitas Israel utara terus berlanjut.
Pada saat yang sama, militer Israel dilaporkan memperluas peringatan evakuasi ke kota-kota dan desa-desa tambahan di selatan Sungai Zahrani, serta daerah-daerah di distrik Sidon dan Jezzine, yang menandakan kemungkinan perluasan operasi militer di Lebanon selatan.
Laporan tersebut juga menyatakan Hizbullah menanggapi tindakan dan ancaman militer Israel dengan meluncurkan roket dan pesawat tak berawak.
Baca juga: Israel Terus Serang Lebanon dan Gaza Meski Netanyahu Dimarahi Trump
(sya)
Lihat Juga :