Mantan Direktur CIA Sebut Perang Drone Picu Bahaya dan Peluang, Ini 5 Alasannya

Rabu, 03 Juni 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
“Momen yang lebih transformatif,” katanya, akan datang ketika militer bergerak melampaui senjata otonom individual dan mulai mengerahkan apa yang ia gambarkan sebagai “sistem otonom dari sistem otonom.”

Dalam skenario itu, katanya, sensor otonom dapat mengumpulkan data medan perang dan mengirimkannya kembali ke sistem komando dan kendali otonom, yang kemudian akan mengarahkan sistem senjata otonom dengan sedikit atau tanpa masukan manusia.

Pergeseran menuju otonomi, tambahnya, sebagian didorong oleh kesulitan mempertahankan hubungan komando dan kendali di medan perang.

Jika drone atau sistem senjata lainnya tidak dapat mengandalkan komunikasi terus-menerus dengan operator manusia, mereka perlu menavigasi, mengidentifikasi target, dan berkoordinasi secara independen.

“Otonomi akan menjadi perkembangan yang benar-benar menakjubkan di masa depan,” kata Petraeus.

5. Satelit Jadi Kuncinya

Ia menambahkan bahwa komunikasi berbasis ruang angkasa, termasuk sistem seperti Starlink milik SpaceX, akan membantu menghubungkan platform tanpa awak.

Petraeus mencatat bahwa drone Shahed Iran tidak bergantung pada komunikasi satelit, melainkan menggambarkannya lebih mirip “rudal jelajah kecil tingkat rendah” daripada drone yang dikendalikan dari jarak jauh.

“Semua ini akan segera hadir di wilayah terdekat kita,” kata Petraeus. “Implikasi investasinya benar-benar sangat besar.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved