Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China

Selasa, 02 Juni 2026 - 15:20 WIB
loading...
A A A
Perusahaan-perusahaan AS — khususnya Nvidia — mendominasi desain chip AI canggih yang mendukung generasi terbaru sistem AI. Eropa, di sisi lain, memegang kendali penting dalam rantai pasokan melalui perusahaan Belanda ASML, yang mendominasi produksi mesin yang digunakan untuk memproduksi chip.

3. Mengamankan Rantai Pasokan Teknologi

Komisi Eropa mendorong pemerintah Uni Eropa untuk bergabung dengan Pax Silica sebagai sebuah blok, dengan alasan bahwa hal itu akan membantu berkoordinasi dengan mitra yang berpikiran sama dalam rantai pasokan teknologi dan menciptakan peluang bagi bisnis Eropa.

Tekanan pada Brussel untuk bergabung secara kolektif meningkat dalam beberapa minggu terakhir, setelah beberapa ibu kota Uni Eropa bergerak maju sendiri-sendiri. Berdasarkan perjanjian perdagangan Uni Eropa-AS, blok tersebut juga akan membeli "setidaknya chip AI AS senilai USD40 miliar (€37 miliar)," menurut pernyataan bersama.

Paris dan beberapa ibu kota lainnya meminta klarifikasi tentang tata kelola inisiatif tersebut, hubungannya dengan G7, dan apakah hal itu dapat mengganggu otonomi regulasi Uni Eropa, terutama pada kontrol ekspor dan penyaringan investasi asing langsung.

Sebaliknya, Jerman, Italia, dan Belanda sangat mendukung, menekankan perlunya Uni Eropa untuk menunjukkan persatuan di hadapan Washington.

4. Tidak Mengikat secara Hukum

Setelah berkonsultasi dengan Departemen Luar Negeri AS, Komisi Eropa mengkonfirmasi bahwa Deklarasi Pax Silica tidak mengikat secara hukum; itu adalah pernyataan politik yang tidak akan mengganggu pengambilan keputusan internal Uni Eropa.

Persetujuan dari para duta besar pada hari Rabu akan menjadi langkah formal pertama menuju bergabungnya Uni Eropa dengan Pax Silica. Dukungan menteri masih diperlukan, dan bisa datang paling cepat minggu depan, menurut informasi Euronews.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
Menhan Israel Puas Gaza...
Menhan Israel Puas Gaza Hancur: Senang, Bukan?
Rekomendasi
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Edukasi Pasar Modal untuk Mahasiswa Universitas Budi Luhur
Pegadaian Raih Penghargaan...
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026 Berkat Kontribusi Nyata pada Asta Cita
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved