Iran Tangguhkan Negosiasi dengan AS, Ini 4 Alasannya

Selasa, 02 Juni 2026 - 14:25 WIB
loading...
A A A
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan sebelumnya pada hari Senin bahwa pelanggaran gencatan senjata di satu front adalah pelanggaran “di semua front” dan bahwa gencatan senjata AS-Iran “jelas merupakan gencatan senjata di semua front, termasuk di Lebanon”.

“Pelanggaran di satu front merupakan pelanggaran gencatan senjata di semua front. AS dan Israel bertanggung jawab atas konsekuensi dari setiap pelanggaran,” tulis Araghchi di X.


3. AS Melanggar Blokade Militer

Mohammad Bagher Ghalibaf, ketua parlemen Iran dan negosiator utama, juga menuduh AS melanggar gencatan senjata dengan melanjutkan blokade militer terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan tidak menghentikan serangan Israel di Lebanon.

Kelompok militan Syiah Lebanon, Hizbullah, adalah komponen paling kuat dari apa yang disebut Iran sebagai Poros Perlawanan — jaringan kelompok bersenjata di seluruh Timur Tengah, termasuk Hamas di Gaza, Houthi di Yaman, dan milisi Syiah di Irak — yang didanai, dipersenjatai, dan diarahkan oleh Teheran.

Jaringan ini dibangun selama beberapa dekade oleh Pasukan Quds IRGC dan berfungsi sebagai instrumen utama pengaruh regional Iran.

Israel telah terlibat dalam intervensi militer melawan Hizbullah sejak awal perang Iran, yang dimulai dengan serangan AS-Israel terhadap Iran pada akhir Februari yang mengakibatkan kematian Ayatollah Ali Khamenei.

Hizbullah melancarkan serangkaian serangan rudal terhadap Israel sebagai tanggapan atas pembunuhannya, memicu konflik yang sedang berlangsung.

Gencatan senjata dalam perang Iran mulai berlaku pada 8 April, dengan Pakistan bertindak sebagai mediator utama antara Washington dan Teheran.

Gencatan senjata yang dimediasi AS antara Israel dan Lebanon mulai berlaku pada 16 April, tetapi Iran secara konsisten menyatakan bahwa gencatan senjata Iran-AS yang lebih luas juga mencakup Lebanon, dan bahwa operasi Israel di sana merupakan pelanggaran terhadap ketentuannya.

Pengumuman Iran datang hanya beberapa hari setelah Trump memberlakukan persyaratan yang lebih keras untuk kesepakatan antara kedua pihak, yang kemungkinan memicu keputusan rezim Teheran pada hari Senin, menurut lembaga think tank Institute for the Study of War (ISW) yang berbasis di Washington.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Balas Gelombang Serangan...
Balas Gelombang Serangan AS, Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Bahrain dan Yordania
Pertama Kali, Militer...
Pertama Kali, Militer AS Gunakan Drone Laut Serang Iran
Rekomendasi
Usai Diinfus karena...
Usai Diinfus karena Infeksi Bakteri, Syifa Hadju Rayakan Ultah Bersama Sahabat
Ketua KPK Akui Berkomunikasi...
Ketua KPK Akui Berkomunikasi dengan Jaksa Agung, Supervisi Kasus Febrie Adriansyah Mulai Berjalan
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
Berita Terkini
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved