Israel Perluas Ekspansi ke Beirut, Warga Lebanon Mulai Mengungsi

Senin, 01 Juni 2026 - 20:15 WIB
loading...
A A A
Gencatan senjata untuk menghentikan pertempuran antara Israel dan Hizbullah diumumkan pada 17 April tetapi tidak pernah dipatuhi.

Kedua pihak saling menuduh melanggar gencatan senjata dan membenarkan serangan mereka dengan menunjuk pada dugaan pelanggaran pihak lain, dengan Israel melanggarnya hampir setiap hari.

Pasukan Israel menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 35 orang dalam lebih dari 36 serangan di seluruh Lebanon selatan pada hari Minggu saja, menurut perhitungan Al Jazeera.

Menurut angka terbaru dari Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon, lebih dari 3.412 orang tewas dan 10.269 luka-luka akibat serangan Israel sejak 2 Maret.

Negara-negara di seluruh dunia mengecam peningkatan serangan Israel di Lebanon.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan “tidak ada yang membenarkannya”.

Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper menyerukan Israel untuk menghentikan aktivitas militernya di Lebanon, dengan mengatakan peningkatan tersebut telah “mengikis ruang untuk diplomasi”.

Qatar mengutuk serangan Israel yang terus berlanjut di Lebanon dan perluasan serangan daratnya di selatan, menggambarkan kampanye tersebut sebagai peningkatan serius dan pelanggaran hukum internasional.

Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, menegaskan solidaritas Kairo dengan Lebanon dalam panggilan telepon dengan Perdana Menteri Nawaf Salam. Ia juga menyerukan penarikan Israel dari seluruh wilayah Lebanon.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Berita Terkini
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved