BREAKING NEWS: AS Bombardir Pulau Sirik, Iran Balas Merudal Pangkalan Amerika di Kuwait
Senin, 01 Juni 2026 - 12:21 WIB
loading...
A
A
A
"Angkatan Udara IRGC memperingatkan bahwa jika agresi berulang terjadi, tanggapannya akan sangat berbeda, dan tanggung jawabnya akan berada di pundak agresor dan rezim AS yang membunuh anak-anak," imbuhnya.
Media-media Iran melaporkan bahwa rudal diluncurkan dari kota Omidiyeh di provinsi Khuzestan. Rekaman video yang beredar di media Iran diklaim diambil sekitar pukul 06.30 pagi waktu setempat pada hari Senin.
Sementara itu, militer Kuwait mengatakan sistem pertahanan udaranya secara aktif menanggapi ancaman udara.
"Pertahanan udara Kuwait saat ini menghadapi serangan rudal dan drone musuh," kata Staf Umum Angkatan Darat Kuwait dalam sebuah pernyataan.
"Suara ledakan apa pun yang terdengar adalah hasil dari sistem pertahanan udara yang mencegat serangan musuh," imbuh pernyataan itu, yang mendesak warga untuk mengikuti instruksi keamanan dan keselamatan yang dikeluarkan oleh pihak berwenang.
Pertempuran AS-Iran dihentikan oleh gencatan senjata yang dimediasi Pakistan yang mulai berlaku pada 8 April, menciptakan peluang untuk negosiasi antara Teheran dan Washington. Namun, belum ada kesepakatan akhir yang tercapai.
Pada hari Minggu, kepala negosiator yang juga ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan kembali posisi Teheran, dengan mengatakan, "Kami tidak akan menyetujui perjanjian apa pun sampai kami yakin bahwa hak-hak rakyat Iran telah ditegakkan."
Media-media Iran melaporkan bahwa rudal diluncurkan dari kota Omidiyeh di provinsi Khuzestan. Rekaman video yang beredar di media Iran diklaim diambil sekitar pukul 06.30 pagi waktu setempat pada hari Senin.
Sementara itu, militer Kuwait mengatakan sistem pertahanan udaranya secara aktif menanggapi ancaman udara.
"Pertahanan udara Kuwait saat ini menghadapi serangan rudal dan drone musuh," kata Staf Umum Angkatan Darat Kuwait dalam sebuah pernyataan.
"Suara ledakan apa pun yang terdengar adalah hasil dari sistem pertahanan udara yang mencegat serangan musuh," imbuh pernyataan itu, yang mendesak warga untuk mengikuti instruksi keamanan dan keselamatan yang dikeluarkan oleh pihak berwenang.
Pertempuran AS-Iran dihentikan oleh gencatan senjata yang dimediasi Pakistan yang mulai berlaku pada 8 April, menciptakan peluang untuk negosiasi antara Teheran dan Washington. Namun, belum ada kesepakatan akhir yang tercapai.
Pada hari Minggu, kepala negosiator yang juga ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan kembali posisi Teheran, dengan mengatakan, "Kami tidak akan menyetujui perjanjian apa pun sampai kami yakin bahwa hak-hak rakyat Iran telah ditegakkan."
Lihat Juga :