Netanyahu Ingin Perluas Kendali Wilayah Lebanon usai Israel Rebut Kastil Beaufort

Senin, 01 Juni 2026 - 11:16 WIB
loading...
A A A
“Sekarang arahan saya adalah untuk memperdalam dan memperluas kendali kami di tempat-tempat yang berada di bawah kendali Hizbullah. Perebutan Beaufort adalah tahap dramatis dan perubahan dramatis dalam kebijakan yang kami pimpin," paparnya.

Suara tembakan artileri terdengar dan asap mengepul dari daerah sekitarnya saat bendera Israel terlihat di atas kastil.

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan pasukan telah merebut kastil bersejarah tersebut, yang memiliki pemandangan luas Lebanon selatan, saat mereka memperluas operasi darat mereka.

“Empat puluh empat tahun setelah Pertempuran Beaufort yang heroik, dan pada hari ini memperingati para prajurit yang gugur dalam Perang Lebanon Pertama (1982), pasukan kami telah kembali ke puncak Beaufort dan sekali lagi mengibarkan bendera Israel di sana,” kata Katz.

“Kami Akan Kembali”


Di sebuah tempat penampungan pengungsi di Sidon, kota terbesar di Lebanon selatan, Zeinab Fakih, dari Nabatieh, mengatakan kepada AFP, “kami takut”.

“Tidak mungkin bagi kami untuk kembali ke rumah kami, karena kota ini hancur total,” kata warga Lebanon tersebut, menambahkan bahwa kedatangan pasukan Israel di kastil itu merupakan momen “tragis”.

Issa Tfaily, juga pengungsi dari Nabatieh, mengatakan: “Kami akan kembali...jika tidak hari ini, maka besok, selama masih ada perlawanan.”

Dorongan ke Beaufort terjadi ketika militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi besar-besaran ke daerah-daerah di selatan Sungai Zahrani, utara Litani dan sekitar 40 kilometer (25 mil) dari perbatasan.

Kemudian mereka mengatakan telah menargetkan “puluhan situs infrastruktur Hizbullah sejak pagi ini” di daerah Tyre dan bagian lain Lebanon selatan, sementara National News Agency (NNA) Lebanon melaporkan serangkaian serangan di daerah tersebut.

Serangan Israel di dekat sebuah rumah sakit di Tyre melukai 13 staf, kata Kementerian Kesehatan Lebanon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Bersumpah Balas Dendam Pembunuhan Ali Khamenei
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
Jelang Pelimpahan Berkas,...
Jelang Pelimpahan Berkas, Gus Yaqut: Semoga Kebenaran Terungkap
Dakwaan dr Tifa dan...
Dakwaan dr Tifa dan Batas Negara Memidanakan Pendapat di Dialog Televisi
Berita Terkini
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Infografis
Israel akan Caplok Sebagian...
Israel akan Caplok Sebagian Wilayah Gaza hingga Tawanan Dibebaskan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved