Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan

Senin, 01 Juni 2026 - 09:00 WIB
loading...
A A A
Sedangkan proyek kereta api cepat NEOM Industrial City Connector (NICC) senilai USD1,6 miliar yang menghubungkan ke The Line baru saja dihentikan kontraknya.

Kemudian ada resor pegunungan Trojena. Pekerjaan di lapangan salju buatan yang luas ini, yang direncanakan untuk menjadi tuan rumah Asian Winter Games 2029, telah dihentikan. Keajaiban teknik yang berputar-putar ini seharusnya menghasilkan tempat peristirahatan mewah sepanjang tahun setinggi 2 km di atas pasir gurun sekitarnya.

Semafor, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah ini, melaporkan bahwa pendanaan NEOM dibatasi pada komponen-komponennya yang paling produktif. Ini termasuk USD3 miliar untuk kota pelabuhan industri Oxagon di Laut Merah.

Ini tiba-tiba menjadi keharusan strategis. Sebagian besar pelabuhan Arab Saudi berada di Teluk Persia. Pelabuhan-pelabuhan ini tetap terisolasi dari dunia luar karena perang AS-Israel melawan Iran masih berjuang untuk menemukan solusi.

Penggelembungan dana oleh proyek Putra Mahkota Mohammed bin Salman telah menjadi tidak terjangkau.

Proyek investasi besar-besaran Arab Saudi gagal menghasilkan antusiasme yang diharapkan. Investasi dan keterlibatan asing sangat buruk. Pengeluaran pun telah melonjak.

Itu terjadi meskipun perang Iran mendorong pendapatan minyak mentah ke level tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

Pendapatan minyak mencapai USD24,7 miliar setelah bulan pertama perang karena Arab Saudi mengalihkan sebagian aliran melalui pipa Timur-Baratnya, melewati Selat Hormuz. Ada juga jaringan jalan raya berkualitas tingginya mengangkut ribuan ton pupuk—yang dialihkan dengan truk melintasi gurun—ke pelabuhan Laut Merah.

Namun, ekonomi negara tersebut terpukul keras di sektor lain yang terpengaruh oleh gangguan rantai pasokan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Kebakaran Hebat di Bar...
Kebakaran Hebat di Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang!
Menhan Israel Puas Gaza...
Menhan Israel Puas Gaza Hancur: Senang, Bukan?
Rekomendasi
Kejagung Lelang 90 Unit...
Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen di Jaksel Milik Terpidana Benny Tjokro
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
Berita Terkini
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Infografis
Imbas Perang Iran vs...
Imbas Perang Iran vs Israel, Subsidi BBM dan LPG Bisa Membengkak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved