Pemimpin Militer AS dan Kuba Bertemu di Guantanamo, Apa yang Dibahas?

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:25 WIB
loading...
Pemimpin Militer AS...
Pemimpin militer AS dan Kuba bertemu di Guantanamo. Foto/X
A A A
HAVANA - Para pejabat militer AS dan Kuba mengadakan pertemuan tatap muka yang langka di pangkalan angkatan laut Teluk Guantanamo. Itu dilakukan ketika Washington terus meningkatkan tekanan pada negara kepulauan tersebut.

AS memperoleh lokasi di pantai tenggara Kuba pada tahun 1903. Meskipun Kuba mempertahankan kedaulatan formal atas wilayah tersebut, Washington menjalankan yurisdiksi dan kendali penuh berdasarkan perjanjian sewa yang dianggap Havana tidak sah.

Menurut Komando Selatan AS (SOUTHCOM), komandannya, Jenderal Francis Donovan, bertemu dengan kepala staf umum Kuba, Letnan Jenderal Roberto Legra Sotolongo, pada hari Jumat untuk “pertukaran singkat mengenai masalah keamanan operasional.”

Donovan juga “memimpin penilaian keamanan perimeter pangkalan angkatan laut dan membahas perlindungan pasukan, keselamatan anggota layanan dan keluarga mereka, serta kesiapan operasional dengan pejabat pangkalan,” kata SOUTHCOM.

Kementerian Angkatan Bersenjata Revolusioner Kuba menggambarkan pertemuan itu sebagai “positif,” dan mengatakan kedua belah pihak sepakat untuk “menjaga komunikasi antar komando.”

Pada bulan Januari, Presiden AS Donald Trump memberlakukan pembatasan besar-besaran terhadap pasokan bahan bakar ke Kuba, yang menyebabkan kekurangan bahan bakar dan pemadaman listrik di seluruh pulau. Ia berpendapat bahwa pemerintah Kuba menimbulkan ancaman keamanan dan telah berulang kali mengancam negara tersebut dengan tindakan militer.

Pekan lalu, mantan Presiden Kuba Raul Castro didakwa oleh Departemen Kehakiman AS atas penembakan dua pesawat Amerika yang dioperasikan oleh para peng exiled Kuba anti-komunis di lepas pantai pulau itu pada tahun 1996. Sekitar waktu yang sama, Pentagon mengumumkan bahwa kelompok serang kapal induk USS Nimitz telah tiba di Karibia, yang memicu perbandingan dengan peningkatan kekuatan militer yang mendahului serangan komando AS di Venezuela awal tahun ini, yang berakhir dengan penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

Direktur CIA John Ratcliffe melakukan kunjungan langka ke Havana awal bulan ini, dilaporkan mendesak reformasi termasuk liberalisasi politik dan transisi dari sosialisme ke ekonomi berbasis pasar.



Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel mengecam tindakan AS sebagai ilegal menurut hukum internasional dan bersumpah untuk membela negara dari tindakan militer apa pun.

“Jika kita harus mati, kita akan mati, karena seperti yang dikatakan lagu kebangsaan kita, ‘Mati untuk tanah air adalah hidup,’” katanya bulan lalu.

Diaz-Canel menambahkan bahwa Kuba siap untuk berdialog dengan AS, tetapi hanya dengan kedudukan yang setara.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Panas! Iran Gempur 18...
Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Berita Terkini
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved