Kapal Gambia Hendak Berlayar ke Iran, AS Tembakkan Rudal Hellfire

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:12 WIB
loading...
A A A
Iran menutup jalur air tersebut, yang biasanya menangani sekitar 25% perdagangan minyak laut global dan 20% pengiriman gas alam cair (LNG), untuk kapal-kapal dari “negara-negara musuh” sebagai tanggapan terhadap serangan udara AS-Israel yang diluncurkan pada 28 Februari. AS memberlakukan blokade sendiri terhadap pelabuhan Iran seminggu setelah gencatan senjata tercapai pada bulan April.

AS telah melumpuhkan lima kapal komersial dan mengalihkan 116 kapal lainnya saat memberlakukan blokade, kata CENTCOM.

Presiden AS Donald Trump kemudian mengancam akan melanjutkan operasi militer kecuali Iran menerima persyaratannya, yang telah ditolak Teheran sebagai tidak dapat diterima.

“Tentara Republik Islam berdiri teguh dan tegas melawan setiap langkah permusuhan oleh musuh,” kata Laksamana Habibollah Sayyari, wakil komandan Angkatan Darat Iran untuk koordinasi, pada hari Sabtu, seperti dikutip oleh Press TV.

Kemudian, Presiden AS Donald Trump telah memperketat persyaratan pembicaraan damai dengan Iran, demikian dilaporkan New York Times dan Axios pada hari Sabtu.

Pada hari Kamis, kedua negara dilaporkan menyetujui nota kesepahaman yang akan memperpanjang gencatan senjata yang dicapai pada bulan April selama 60 hari lagi dan memulai kembali negosiasi tentang program nuklir Iran. Sehari kemudian, Trump memanggil penasihat keamanan nasional senior ke Ruang Situasi Gedung Putih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Fantastis! Bangladesh...
Fantastis! Bangladesh Sita Harta Mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina Rp112 Triliun
Rekomendasi
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved