Trump Akui AS Seharusnya Tidak Berada di Iran

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:31 WIB
loading...
Trump Akui AS Seharusnya...
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump merefleksikan perang AS di Irak dan mengatakan pasukan Amerika seharusnya tidak berada di Baghdad atau di Iran. Pernyataan itu muncul saat dia berbicara di Fox News tentang langkah selanjutnya terkait Iran.

“Lihatlah apa yang terjadi dengan Irak. Kita melakukan kesalahan besar. Apa yang kita lakukan adalah hal yang sangat bodoh. Seharusnya kita tidak berada di sana sejak awal,” kata Trump.

“Seharusnya kita tidak berada di Iran, tetapi Iran memiliki kemampuan itu,” lanjutnya. “Jika kita tidak menyerang mereka dengan pesawat pengebom B-2, sembilan bulan yang lalu, mereka akan memiliki senjata nuklir sekarang dan akan menjadi cerita yang berbeda. Anda mungkin tidak akan memiliki Israel, tetapi Anda mungkin tidak akan memiliki Timur Tengah, dan kemudian ke mana mereka akan pergi dari sana?”

Trump juga mengklaim AS sengaja mengampuni militer Iran. “Militer mereka, kami membiarkannya saja karena kami pikir militer mereka agak moderat. Mereka memiliki orang-orang lain yang tidak moderat. Kami telah menyingkirkan mereka. Kami telah menyingkirkan berbagai bentuk kepemimpinan. Kami sebenarnya membiarkan militer mereka sendiri,” ujar dia.

Trump menambahkan, “Orang-orang akan terkejut mendengar itu karena kesalahan telah terjadi dalam perang di mana Anda memusnahkan semua orang dan kemudian Anda memiliki negara yang, Anda tahu, selama 40 tahun tidak pernah dapat membangun kembali.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved