Negara NATO Ini Kehabisan Pria untuk Wajib Militer
Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:02 WIB
loading...
A
A
A
Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa negara Eropa, termasuk negara-negara Baltik, Jerman, Kroasia, Swedia, Finlandia, Polandia, dan Inggris, telah memperkenalkan kembali wajib militer, memperluas penerimaan militer, atau menaikkan batas usia untuk anggota layanan dan cadangan.
Tahun lalu, negara-negara anggota NATO Eropa berjanji meningkatkan pengeluaran militer menjadi 5% dari PDB dan meluncurkan inisiatif persenjataan kembali seperti ReArm Europe.
Mereka beralasan Moskow dapat menguji aliansi tersebut melalui provokasi dan operasi hibrida.
Presiden Rusia Vladimir Putin secara konsisten menolak klaim Moskow memiliki niat agresif terhadap negara-negara NATO sebagai "omong kosong."
Kremlin mengecam "militerisasi sembrono" Barat dan menyebut perluasan blok militer pimpinan AS ke perbatasan Rusia sebagai salah satu penyebab konflik Ukraina.
Baca juga: Menhan AS Tegaskan Tak akan Lagi Subsidi Negara-negara Kaya
Tahun lalu, negara-negara anggota NATO Eropa berjanji meningkatkan pengeluaran militer menjadi 5% dari PDB dan meluncurkan inisiatif persenjataan kembali seperti ReArm Europe.
Mereka beralasan Moskow dapat menguji aliansi tersebut melalui provokasi dan operasi hibrida.
Presiden Rusia Vladimir Putin secara konsisten menolak klaim Moskow memiliki niat agresif terhadap negara-negara NATO sebagai "omong kosong."
Kremlin mengecam "militerisasi sembrono" Barat dan menyebut perluasan blok militer pimpinan AS ke perbatasan Rusia sebagai salah satu penyebab konflik Ukraina.
Baca juga: Menhan AS Tegaskan Tak akan Lagi Subsidi Negara-negara Kaya
(sya)
Lihat Juga :