AS Hendak Kerahkan 5.000 Tentara Tambahan ke Polandia, Rusia: Tidak Dapat Diterima!
Jum'at, 29 Mei 2026 - 11:26 WIB
loading...
A
A
A
Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana untuk mengirim 5.000 tentara tambahan ke Polandia, salah satu negara NATO yang paling vokal dalam mendukung Ukraina terkait perangnya melawan Rusia.
Pengumuman itu datang setelah Pentagon mengatakan akan menunda rotasi 4.000 pasukan, yang kemudian diremehkan oleh Wakil Presiden J.D. Vance sebagai "penundaan standar".
Trump sering menuduh anggota NATO gagal mengalokasikan cukup dana untuk pertahanan dan baru-baru ini mengumumkan penarikan 5.000 tentara AS dari Jerman di tengah perselisihan dengan Berlin mengenai perang dengan Iran.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Moskow tidak berniat menyerang anggota NATO kecuali Rusia sendiri diserang terlebih dahulu. Pejabat Rusia menuduh Barat melakukan "militerisasi yang sembrono" dan menyebut ekspansi NATO ke timur sebagai salah satu penyebab konflik Ukraina.
Pada hari Kamis, Kepala Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia, Sergey Naryshkin, mengatakan NATO "secara de facto sedang mempersiapkan konflik militer skala besar di timur."
Pengumuman itu datang setelah Pentagon mengatakan akan menunda rotasi 4.000 pasukan, yang kemudian diremehkan oleh Wakil Presiden J.D. Vance sebagai "penundaan standar".
Trump sering menuduh anggota NATO gagal mengalokasikan cukup dana untuk pertahanan dan baru-baru ini mengumumkan penarikan 5.000 tentara AS dari Jerman di tengah perselisihan dengan Berlin mengenai perang dengan Iran.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Moskow tidak berniat menyerang anggota NATO kecuali Rusia sendiri diserang terlebih dahulu. Pejabat Rusia menuduh Barat melakukan "militerisasi yang sembrono" dan menyebut ekspansi NATO ke timur sebagai salah satu penyebab konflik Ukraina.
Pada hari Kamis, Kepala Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia, Sergey Naryshkin, mengatakan NATO "secara de facto sedang mempersiapkan konflik militer skala besar di timur."
(mas)
Lihat Juga :