AS Kerahkan Jet Tempur Siluman F-22 ke Israel Meski Sedang Gencatan Senjata dengan Iran

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:12 WIB
loading...
AS Kerahkan Jet Tempur...
Amerika Serikat kerahkan jet-jet tempur siluman F-22 Raptor dan puluhan pesawat pengisian bahan bakar ke Israel meski sedang gencatan senjata dengan Iran. Foto/X @clashreport
A A A
TEL AVIV - Amerika Serikat (AS) telah mengerahkan jet-jet tempur siluman F-22 Raptor dan puluhan pesawat pengisian bahan bakar di seluruh fasilitas militer dan bandara di Israel. Pengerahan jet tempur ini terjadi ketika kedua negara itu sedang gencatan senjata dengan Iran dalam perang di Timur Tengah.

Lembaga penyiaran publik Israel, KAN,pada hari Rabu menggambarkan kehadiran jet tempur dan pesawat pengisian bahan bakar Amerika itu belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca Juga: Soal Selat Hormuz, Trump Ancam Serang Oman Meski Jadi Sekutu AS

Mengutip sumber keamanan Israel, media Zionis itu melaporkan bahwa Washington tertarik untuk mempertahankan pengerahan aset tempur tersebut setidaknya hingga akhir tahun, di samping pasukan militer AS yang telah lama ditempatkan di seluruh Timur Tengah.

Berdasarkan citra satelit yang ditinjau selama beberapa bulan terakhir, pengerahan jet tempur dan pesawat pengisian bahan bakar AS itu juga belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah Israel.

Analisis satelit tersebut mencakup periode dari awal serangan Israel terhadap Iran pada 28 Februari hingga minggu lalu. Setelah perang 40 hari, AS-Israel dan Iran sepakat gencatan senjata yang dimulai 8 April.

Menurut laporan KAN, jet-jet tempur F-22 dikerahkan di Pangkalan Udara Ovda di Israel selatan, sementara puluhan pesawat pengisian bahan bakar AS ditempatkan di bandara Ben Gurion dan Ramon.

Laporan itu menyebutkan pesawat-pesawat tersebut tersebar di beberapa lokasi dan diperkirakan tidak akan ditarik pada tahap ini.

Masih menurut laporan KAN, pengerahan aset tempur Amerika tersebut telah menimbulkan kekhawatiran tentang dampaknya terhadap penerbangan sipil dan kapasitas bandara.

Channel 12 Israel sebelumnya melaporkan bahwa puluhan pesawat pengisian bahan bakar AS yang ditempatkan di bandara Ben Gurion dan Ramon telah memengaruhi operasi bandara dan harga tiket pesawat.

Stasiun televisi itu juga mengutip kepala Otoritas Penerbangan Sipil Shmuel Zakai yang memperingatkan bahwa bandara Ben Gurion dioperasikan "sebagai pangkalan militer daripada bandara sipil."

Lebih lanjut, laporan itu memperingatkan bahwa pengerahan yang berkelanjutan dapat mempersulit momen perjalanan musim panas Israel dan menghalangi maskapai penerbangan asing untuk memperluas penerbangan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
Wow, Jepang Akan Uji...
Wow, Jepang Akan Uji Coba Penambangan Mineral Tanah Jarang 6 Km di Bawah Laut
Rekomendasi
FMIPA UNEJ Tanam 750...
FMIPA UNEJ Tanam 750 Bibit Terumbu Karang, Ekosistem Laut Banyuwangi Mulai Pulih
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Berita Terkini
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved