Profesor Iran: AS Tidak Berwenang Campur Tangan di Selat Hormuz

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:27 WIB
loading...
Profesor Iran: AS Tidak...
Profesor komunikasi politik Universitas Teheran, Foad Izadi. Foto/rt
A A A
TEHERAN - Amerika Serikat (AS) “tidak memiliki tanggung jawab” untuk campur tangan dalam pengelolaan Selat Hormuz, yang terletak hampir 11.000 km (6.835 mil) dari perbatasannya. Pernyataan itu diungkap profesor komunikasi politik Universitas Teheran, Foad Izadi, kepada RT.

Jalur air strategis ini telah menjadi titik permasalahan utama dalam perundingan perdamaian AS-Iran, dengan Washington mempertahankan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan Teheran menetapkan kendali atas lalu lintas laut dan mengenakan biaya untuk melewati selat tersebut.

“AS tidak memiliki tanggung jawab di bagian dunia ini. AS adalah negara pesisir di Teluk Meksiko… hampir 11.000 kilometer jauhnya,” kata Izadi kepada RT dalam wawancara pada hari Selasa.

Dia menegaskan hanya Iran yang memiliki tanggung jawab untuk “memberikan keamanan” di Selat Hormuz.

Tidak ada perairan internasional di koridor pengangkutan utama ini, karena terbagi antara perairan teritorial Iran dan Oman berdasarkan Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS), katanya.

Ada preseden hukum bagi negara-negara untuk memungut biaya dari kapal yang melintasi perairan teritorial mereka, kata Izadi.

“Australia, Kanada, Denmark, Turki, semuanya memungut biaya dari negara-negara anggota UNCLOS… Mereka menyebutnya biaya pandu,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Gelombang Panas Dahsyat!...
Gelombang Panas Dahsyat! WHO Peringatkan Eropa Hadapi Minggu-Minggu Mematikan
Rekomendasi
Pelanggaran Lawan Arah...
Pelanggaran Lawan Arah Masih Jadi Ancaman Keselamatan Berlalu Lintas
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
Bertolak ke NTB, Presiden...
Bertolak ke NTB, Presiden Prabowo Bakal Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat
Berita Terkini
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved