Rusia Akan Bombardir Ibu Kota Ukraina Lagi, Desak AS Evakuasi Diplomatnya

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:22 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya, militer Rusia membombardir Kyiv secara besar-besaran pada Minggu dini hari yang menewaskan empat orang dan melukai lebih dari 100 lainnya. Serangan ini diklaim sebagai respons atas serangan militer Ukraina terhadap asrama mahasiswa di Luhansk—wilayah Ukraina timur yang kini dikuasai Rusia. Serangan terhadap asrama itu menewaskan 21 orang.

Dalam serangan Minggu dini hari, Rusia mengerahkan rudal hipersonik Oreshnik berkemampuan nuklir yang memicu kemarahan negara-negara NATO sekutu Ukraina.

“Ini adalah puncaknya. Dalam keadaan ini, Angkatan Bersenjata Rusia akan melancarkan serangan sistematis terhadap kompleks industri militer Ukraina di Kyiv, termasuk lokasi tempat UAV dirancang, diproduksi, diprogram, dan dipersiapkan untuk digunakan,” imbuh Kementerian Luar Negeri Rusia.

Namun, Ukraina menggambarkan ancaman serangan lebih lanjut dari Rusia sebagai retorika belaka.

“Kami sekarang memberi tahu mitra kami bahwa mereka tidak boleh menyerah pada semua pemerasan Rusia ini,” kata Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha‎.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Berita Terkini
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved