Trump Paksa 8 Negara Muslim Ini untuk Dukung Perjanjian Abraham
Senin, 25 Mei 2026 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
“Kesepakatan Abraham telah terbukti, bagi negara-negara yang terlibat (Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko, Sudan, dan Kazakhstan), sebagai sebuah KEBANGKITAN Finansial, Ekonomi, dan Sosial, bahkan selama masa Konflik dan Perang ini, dengan para Anggota saat ini bahkan tidak pernah menyarankan untuk keluar, atau bahkan sekadar menunda.”
Kemudian, dalam sebuah unggahan panjang di Truth Social, presiden AS mengatakan Arab Saudi dan Qatar harus segera memulai “penandatanganan” Kesepakatan Abraham, menormalisasi hubungan dengan Israel dan “semua negara lain harus mengikuti jejak mereka”.
“Jika mereka tidak melakukannya, mereka seharusnya tidak menjadi bagian dari Kesepakatan ini [dengan Iran untuk mengakhiri perang] karena itu menunjukkan niat buruk. Setelah berbicara dengan banyak Pemimpin Besar yang disebutkan di atas, mereka akan merasa terhormat, segera setelah Dokumen kita ditandatangani, untuk menjadikan Republik Islam Iran sebagai bagian dari Kesepakatan Abraham. Wow, itu akan menjadi sesuatu yang istimewa!” katanya.
“Ini akan menjadi kesepakatan terpenting yang pernah ditandatangani oleh negara-negara besar, tetapi selalu berkonflik ini. Tidak ada yang akan melampauinya di masa lalu atau di masa depan. Oleh karena itu, saya dengan tegas meminta agar semua negara segera menandatangani Perjanjian Abraham, dan jika Iran menandatangani perjanjiannya dengan saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, akan menjadi suatu kehormatan bagi saya untuk menjadikan mereka bagian dari Koalisi Dunia yang tak tertandingi ini,” lanjut Trump.
“Timur Tengah akan bersatu, kuat, dan secara ekonomi tangguh, mungkin tidak seperti wilayah lain mana pun di dunia! Dengan salinan KEBENARAN ini, saya meminta perwakilan saya untuk memulai, dan menyelesaikan dengan sukses, proses penandatanganan negara-negara ini ke dalam Perjanjian Abraham yang sudah bersejarah,” pungkasnya.
Kemudian, dalam sebuah unggahan panjang di Truth Social, presiden AS mengatakan Arab Saudi dan Qatar harus segera memulai “penandatanganan” Kesepakatan Abraham, menormalisasi hubungan dengan Israel dan “semua negara lain harus mengikuti jejak mereka”.
“Jika mereka tidak melakukannya, mereka seharusnya tidak menjadi bagian dari Kesepakatan ini [dengan Iran untuk mengakhiri perang] karena itu menunjukkan niat buruk. Setelah berbicara dengan banyak Pemimpin Besar yang disebutkan di atas, mereka akan merasa terhormat, segera setelah Dokumen kita ditandatangani, untuk menjadikan Republik Islam Iran sebagai bagian dari Kesepakatan Abraham. Wow, itu akan menjadi sesuatu yang istimewa!” katanya.
“Ini akan menjadi kesepakatan terpenting yang pernah ditandatangani oleh negara-negara besar, tetapi selalu berkonflik ini. Tidak ada yang akan melampauinya di masa lalu atau di masa depan. Oleh karena itu, saya dengan tegas meminta agar semua negara segera menandatangani Perjanjian Abraham, dan jika Iran menandatangani perjanjiannya dengan saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, akan menjadi suatu kehormatan bagi saya untuk menjadikan mereka bagian dari Koalisi Dunia yang tak tertandingi ini,” lanjut Trump.
“Timur Tengah akan bersatu, kuat, dan secara ekonomi tangguh, mungkin tidak seperti wilayah lain mana pun di dunia! Dengan salinan KEBENARAN ini, saya meminta perwakilan saya untuk memulai, dan menyelesaikan dengan sukses, proses penandatanganan negara-negara ini ke dalam Perjanjian Abraham yang sudah bersejarah,” pungkasnya.
(ahm)
Lihat Juga :