3 Alasan Iran Akan Mendapatkan Apa yang Diinginkannya

Senin, 25 Mei 2026 - 03:30 WIB
loading...
3 Alasan Iran Akan Mendapatkan...
Iran akan mendapatkan apa yang diinginkan. Foto/X/@IranMilitaryEN
A A A
TEHERAN - Iran mengatakan bahwa potensi nota kesepahaman (MOU) dengan Amerika Serikat mencakup pengakhiran perang di semua front, dengan Washington mencabut sanksi terhadap minyak Iran selama negosiasi.

Iran belum menerima tindakan apa pun terkait program nuklirnya, tambah Tasnim, dengan mengatakan bahwa potensi kesepakatan tersebut mengalokasikan periode 30 hari untuk prosedur terkait Selat Hormuz dan periode 60 hari untuk pembicaraan nuklir.

Iran menekankan bahwa setiap potensi MOU dengan AS, bergantung pada pelepasan setidaknya sebagian dana Iran yang dibekukan, yang harus dilepaskan pada fase pertama negosiasi. Sementara itu, Teheran menambahkan bahwa mekanisme untuk melepaskan bagian lain dari aset yang dibekukan harus ditentukan selama proses negosiasi.

3 Alasan Iran Akan Mendapatkan Apa yang Diinginkannya

1. Selat Hormuz Akan Dibuka

Foad Izadi, seorang profesor madya di Universitas Iran, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa tampaknya Iran mendapatkan apa yang diinginkannya dalam Nota Kesepahaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri perang.

“Satu-satunya hal yang dibicarakan Donald Trump secara konkret [dalam nota kesepahamannya] adalah pembukaan Selat Hormuz. Yang berarti bahwa ia akan mencabut blokade terhadap Iran karena Iran tidak akan membuka Selat Hormuz sampai blokade [angkatan laut AS] [terhadap pelabuhan Iran] diberlakukan,” katanya.


2. Iran Tidak Akan Ambil Minyak Iran

Ia mencatat bahwa Trump juga tidak menyebutkan bahwa ia akan mengambil alih minyak Iran, seperti yang telah ia nyatakan sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Rusia Klaim Kuasai Benteng...
Rusia Klaim Kuasai Benteng Pertahanan Terkuat Ukraina di Konstantinovka, Tewaskan 13.500 Tentara
Hinaan Rasis terhadap...
Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay
Rekomendasi
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Berita Terkini
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved