Awas Perang Pecah Lagi, Iran Tutup Wilayah Udara saat AS Mobilisasi Pesawat Pengebom B-2

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:03 WIB
loading...
A A A
Krisis saat ini muncul dengan cepat setelah Presiden Trump mengungkapkan bahwa perintah sebelumnya untuk melanjutkan perang udara hanya ditunda atas permintaan sekutu Teluk untuk memberi mediator yang dipimpin Pakistan jendela terakhir untuk mengamankan kesepakatan mengenai batasan pengayaan uranium dan hak transit maritim.

Namun, para pejabat AS menyatakan bahwa pembicaraan tersebut kini berada di "ambang kegagalan", mendorong pemerintah untuk menetapkan tenggat waktu 24 jam yang ketat sebelum melancarkan rencana ofensif yang telah disetujui Pentagon.

Sumber-sumber yang mengetahui situasi di dalam Pentagon mengonfirmasi bahwa anggota komunitas militer dan intelijen telah dipanggil kembali ke pos mereka, dan daftar penempatan di luar negeri telah diperbarui.

Meskipun Trump berkomentar pada hari Jumat bahwa "Iran sangat ingin mencapai kesepakatan', dia menyertakan pernyataan tersebut dengan peringatan tegas bahwa AS akan segera mengamankan kesepakatan yang dapat diterima atau menggunakan "sesuatu yang sangat drastis".

Di Teheran, IRGC telah memperingatkan bahwa pasukannya "siap tempur" dan sepenuhnya siap untuk melaksanakan rencana serangan balasan terhadap instalasi aset AS dan negara-negara mitra regional mana pun yang membantu operasi Amerika.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved