Awas Perang Pecah Lagi, Iran Tutup Wilayah Udara saat AS Mobilisasi Pesawat Pengebom B-2

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:03 WIB
loading...
Awas Perang Pecah Lagi,...
Amerika Serikat memobilisasi pesawat pengebom silumanB-2 Spirit, sedangkan Iran menutup wilayah udara dan menyiagakan tempur IRGC. Foto/AFGSC
A A A
TEHERAN - Amerika Serikat (AS) dan Iran sedang di ambang perang lagi di tengah kebuntuan negosiasi. Republik Islam Iran telah menutup wilayah udara dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) siaga tinggi setelah Amerika tiba-tiba memobilisasi pesawat pengebom B-2 Spirit.

Mengutip laporan media Timur Tengah, Roya News, Otoritas Penerbangan Sipil Iran telah mengeluarkan Pemberitahuan Darurat kepada Penerbang atau NOTAM tentang penutupan wilayah udara di bagian barat negara itu hingga Senin (25/5/2026) pagi.

Baca Juga: Trump Pertimbangkan Serangan Baru ke Iran

Pembersihan langit secara tiba-tiba bertepatan dengan pengumuman dari IRGC yang menempatkan seluruh kekuatan operasionalnya dalam kesiapan maksimum.

Menurut komando militer Iran, IRGC telah menerapkan rencana operasional strategis baru yang dirancang untuk secara langsung menargetkan Amerika Serikat dan sekutu regionalnya jika gencatan senjata April yang rapuh itu runtuh.

Langkah-langkah darurat ini menyusul laporan dari Washington bahwa Presiden Donald Trump secara aktif meninjau kampanye udara multi-fase—dengan sandi sementara "Operasi Sledgehammer"—dan mungkin akan mengizinkan gelombang serangan besar dalam waktu 24 jam jika jalur mediasi yang dipimpin Pakistan gagal menghasilkan terobosan diplomatik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Berita Terkini
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Infografis
Pangkalan Udara Rusia...
Pangkalan Udara Rusia Diserang, 2 Pesawat Pengebom Nuklir Lumpuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved