BREAKING NEWS: Diguncang 20 hingga 30 Tembakan, Gedung Putih Lockdown

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:41 WIB
loading...
BREAKING NEWS: Diguncang...
Kompleks Gedung Putih Amerika Serikat lockdown usai terdengar 20 hingga 30 tembakan. Foto/X @trtworld
A A A
WASHINGTON - Puluhan tembakan terdengar di dekat Gedung Putih, Amerika Serikat (AS), pada Sabtu malam waktu setempat. Insiden ini memaksa petugas Secret Service melakukan lockdown terhadap kantor presiden Amerika tersebut.

Para petugas Secret Service bergerak mengosongkan North Lawn dan memerintahkan para jurnalis bergegas masuk ke ruang konferensi pers.


Koresponden NBC News Julie Tsirkin menulis di X bahwa sekitar 20 hingga 30 tembakan terdengar di luar Gedung Putih, dan para petugas Secret Service Amerika Serikat (USSS) memberi tahu mereka yang berkumpul di North Lawn untuk berlari ke dalam.

“Petugas USSS, dengan senjata terhunus, menyuruh kami berlari ke dalam,” tulis Tsirkin. "Gedung Putih sekarang dalam keadaan lockdown," lanjut dia.

Seorang pejabat Secret Service mengatakan kepada CNN bahwa badan tersebut sedang menyelidiki laporan tentang tembakan yang terdengar di sudut Jalan 17 (17th Street) dan Pennsylvania Avenue Northwest, tepat di luar kompleks Gedung Putih.

Koresponden ABC News, Selina Wang, juga menulis di X bahwa dia sedang merekam video di North Lawn ketika tembakan terdengar.

“Kedengarannya seperti puluhan tembakan,” tulis Wang. “Kami diperintahkan untuk berlari ke ruang konferensi pers tempat kami berada sekarang," imbuh dia.

Detail insiden tersebut masih belum jelas. Belum ada konfirmasi resmi segera tentang korban jiwa, penangkapan, atau apakah tembakan yang dilaporkan tersebut menimbulkan ancaman bagi kompleks Gedung Putih.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan di sekitar Gedung Putih. Awal bulan ini, Secret Service mengatakan seorang pria ditembak oleh petugas penegak hukum di dekat Monumen Washington setelah melepaskan tembakan ke arah petugas, yang sempat memicu peningkatan keamanan di daerah tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Iran Ingatkan AS Patuhi...
Iran Ingatkan AS Patuhi Perjanjian Damai: Jika Ingin Perang, Kami Siap
Rekomendasi
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved